Seputar Tembalang

TPST UNDIP MENUJU UNDIP ECOCAMPUS

TPST UNDIP MENUJU UNDIP ECOCAMPUS

“Terhitung dari bulan September 2014, Universitas Diponegoro sedang membangun sebuah Tempat Pembuangan Sampah Sementara Terpadu (TPST)  untuk menuju UNDIP sebagai Universitas berbasis Eco Campus”

Pembangunan TPS Terpadu Undip ini dilatarbelakangi kapasitas volume sampah di Universitas Diponegoro  yang semakin besar dan pengolahan sampah-sampah yang tidak tepat. Oleh karena itu, Ketua Program Studi Teknik Lingkungan, Dr. Ir. Syafrudin, CES., MT. dan dosen Teknik Lingkungan Undip, Ir. Winardi Dwi Nugraha, MSi mengusulkan kepada Rektor Undip pembangun sebuah Tempat Pembuangan Sampah Terpadu di Universitas Diponegoro.

TPS Terpadu ini didirikan di sebuah lahan seluas 5 Ha dengan luas bangunan 0.52 Ha di sebelah barat kampus D3 Teknik Undip.  Menurut Ganjar Samudro, S.T., M.T. sebagai perancang design TPS Terpadu, lokasi ini dipilih karena ketersediaan lahan yang memungkinkan dan lokasi yang cukup jauh dari kampus.

Mekanisme pengolahan sampah TPS Terpadu dimulai dengan pengangkutan sampah dari setiap fakultas menuju TPST.  Ketika sampah tiba di TPST,  sampah yang masuk langsung menuju landasan dan dilakukan pemilahan dengan conveyor pemilah dilanjutkan dengan pemilahan dengan conveyor finder. Lalu dilakukan pemilahan dengan tenaga manusia. Pemilahan tersebut berdasarkan sampah organik dan non organik. Sampah organik bernilai recovery akan diolah menjadi kompos. Proses pengolahan sampah menjadi kompos dilakukan di bangunan Workshop.

Kompos yang dihasilkan oleh TPST ini 80% akan digunakan untuk Undip dan 20% untuk dipasarkan. Sedangkan bahan organik residu yang tidak bisa diolah di TPST digunakan sebagai Land treatment atau diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir.

Selain bangunan pengolahan sampah, TPST Undip dilengkapi dengan Laboratorium. Laboratorium ini berfungsi sebagai penelitian sampah padat dan analisa kompos. Laboratorium ini menambah fungsi dari TPST ,yaitu sebagai sarana edukasi.

Rencananya Tempat Pembuangan Sementara Terpadu Undip akan diresmikan pada akhir bulan April 2015. Untuk sementara, TPST hanya melayani wilayah Universitas Diponegoro tetapi tidak menutup kemungkinan sektor pelayanan akan dikembangkan menjadi KecamatanTembalang.

Bapak Ganjar Samudro, S.T., M.T. menuturkan “ Harapan kami TPST Undip dapat melayani hingga kecamatan Tembalang dan menjadi TPST Undip yang Mandiri Energi dengan memanfaatkan biogas dari sampah organik sebagai sumber energi”.

 

Lelyana

Reporter “Momentum”

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Seputar Tembalang

More in Seputar Tembalang

#DamaiItuNyata Project: Perdamaian dan Toleransi

adminNovember 30, 2017

Tentang BRT: Dampak Kecelakaan dan Peranan Undip

adminApril 23, 2017

Suasana Undip Kala Liburan

adminDecember 25, 2016

Tembalang Macet, Adakah Solusi?

adminAugust 30, 2016

Siaga Kasus DBD di Kecamatan Tembalang : Tim PBL FKM Gandeng Himpunan Mahasiswa Sipil Undip

adminNovember 29, 2015

Angkot Kuning Undip Kini Tampak berbeda

adminSeptember 26, 2015