Event

The Eyes of Indonesian Future dalam Maicon 6th

The Eyes of Indonesian Future dalam Maicon 6th

m

Mading Innovation Contest (Maicon) kembali digelar untuk keenam kalinya. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Networking Information Communication (NIC) BEM FT Undip. Kompetisi mading 3D se-Jawa ini diselenggarakan pada Sabtu (7/11) di Gedung Prof. Soedharto Undip Tembalang.

“Alhamdulillah meski banyak rintangan, tapi kami merasa Maicon tahun ini lebih baik dari pada tahun lalu, baik dari segi persiapan tempat, para juri yang berkompeten dibidangnya, hingga sponsorship,” ujar Ahmad Fawaz, ketua panitia Maicon 6th.

Maicon 6th ini diikuti oleh 33 tim se-Jawa, seperti dari Jawa Barat, Jawa Timur, dan Yogyakarta. Tahun ini Maicon mengangkat tema “Futuristic”, dengan judul “The Eyes of Indonesian Future”.

“Melalui judul ini, para peserta dapat mengimplementasikan pandangan Indonesia dimasa depan dengan mengangkat fakta, opini dan harapan dari masyarakat untuk Indonesia yang lebih baik. Melalui mading, harapan masyarakat Indonesia disalurkan dengan cara unik dan kreatif,” tutur Ahmad Fawaz lagi.

Teknis pembuatan mading dalam lomba ini terdiri dari 2 sesi yaitu sesi pertama selama 3 jam, lalu setelah ishoma dilanjutkan dengan sesi kedua selama 2 jam. Peserta hanya diperbolehkan membawa bahan yang dibutuhkan, sedangkan untuk pembuatan mading harus dilakukan di tempat acara. Setelah sesi pembuatan selesai, para juri akan melakukan penilaian dan pengunjung dapat melakukan voting langsung dan online melalui instagram untuk memilih juara favorit.

Penilaian mading didasarkan pada penjurian dari segi jurnalistik atau materi mading oleh redaktur pelaksana Suara Merdeka, segi arsitektural dan seni oleh ketua Ikatan Arsitek Indonesia Jawa Tengah, dan segi street art Indonesia oleh direktur Semarang Contemporary Art Gallery. Selain itu, kedisiplinan peserta juga termasuk dalam penilaian.

Juara pertama Maicon tahun ini diraih oleh tim OH! yang mendapatkan hadiah senilai Rp. 3.000.000 serta piala bergilir. Juara 2 diraih oleh tim Krezone dengan hadiah senilai Rp. 2.000.000 dan juara 3 yaitu tim Albercht dengan hadiah senilai Rp. 1.000.000. Selain itu juga ada juara favorit yaitu tim Brunochromatic

“Kami sangat tertarik mengikuti lomba ini. Kami tidak menyangka akan meraih juara, karena ini pertama kalinya kami mengikuti Maicon. Saat sesi pertama pembuatan, konsep peserta lain sangat kreatif. Pada saat jeda sesi kedua, kami lalu menyusun strategi baru dalam pengerjaan mading. Kami melakukan persiapan sejak 2 minggu lalu, termasuk mempersiapkan konsep dan simulasi pengerjaan madding itu sendiri.” tutur Wahyu, salah satu anggota tim OH! dengan judul mading “Indonesia Bergotong Royong”. (Momentum/Rahma)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Event

More in Event

[MAGANG MOMENTUM]

adminMarch 6, 2020

INCRID 2019 Konferensi Internasional Pertama Teknik Lingkungan

adminOctober 24, 2019

Pasca Dasar LKMMD Fakultas Teknik 2019 , Pemantik Gerakan Penanaman dan Penghijauan

adminOctober 22, 2019

STERIL 2019: Expose The Heritage

adminSeptember 23, 2019

GORe FT 2019, Pemantik Mahasiswa Baru untuk “Berekspresi” di Bidang Riset

adminSeptember 16, 2019

DESA KENDALDOYONG MAKIN HIJAU DENGAN GERAKAN TANAM 100 POHON

adminAugust 19, 2019