Teknik

Menengok Perkembangan Kampanye Pemira FT Hari Ketiga di Jurusan Arsitektur

Menengok Perkembangan Kampanye Pemira FT Hari Ketiga di Jurusan Arsitektur

Untitled

Rabu (2/12/2015), kampanye hari ketiga pasangan calon ketua dan wakil ketua BEM FT 2016 bertempat di open theatre Jurusan Arsitektur Undip. Pada kampanye hari ketiga yang dilaksanakan di kampus Arsitektur Undip ini, calon ketua BEM FT nomor urut satu masih belum bisa ditemani oleh calon wakil ketuanya.

Kampanye ketiga berlangsung dengan diwarnai banyak pertanyaan oleh mahasiswa D3 maupun S1 Arsitektur seperti misalnya pertanyaan seputar keberadaan dan manfaat BEM FT untuk himpunan, keberlanjutan Surat Keputusan Rektor No. 4, pengetahuan tentang jurusan dan karakter mahasiswa arsitektur, serta kontribusi pasangan yang maju jika nanti tidak terpilih. Pada kampanye kali ini ketiga calon pasangan ketua dan wakil ketua BEM FT Undip diwajibkan memakai tas tabung serta dijamu oleh sebotol minuman berenergi. Kedua persyaratan itu menjadi ciri khas tersendiri dari warga Jurusan Arsitektur ketika berada di kampus maupun di luar kampus.

Dari beberapa pertanyaan yang dilontarkan, dari D3 arsitektur secara khusus mempertanyakan sikap para calon terhadap pendirian sekolah vokasi. Para pasangan calon BEM FT 2016 pun menjawab disertai dengan janji yang menyatakan bahwa mereka akan melakukan beberapa kajian untuk mengawal kebijakan pendirian sekolah vokasi dan mendampingi kelembagaan mahasiswa sekolah vokasi sampai bisa mandiri.

Kampanyenya sendiri sempat dikritisi oleh Ketua Himpunan HMA Amoghasida karena waktu para calon untuk menjawab pertanyaan yang disediakan panitia selama 3 menit dianggap terlalu lama dan kecenderungan jawaban para calon yang bertele-tele. Sehingga diajukanlah waktu untuk menjawab hanya selama 45 detik agar para calon bisa menjawab dengan cepat dan tepat pada poin penyampaiannya serta menyediakan ruang bagi peserta lain yang hadir untuk bertanya.

Setelah sesi pertanyaan berakhir, para calon diminta oleh masing-masing himpunan untuk melakukan hal yang menjadi tradisi mereka dalam menyambut kampanye. Dari prodi S1 Arsitektur meminta para calon untuk melakukan banana dance, sebuah tarian khas yang sudah turun-menurun. Lalu dari D3 Arsitektur juga meminta para calon untuk membuat sketsa selama beberapa menit yang menggambarkan BEM FT ke depannya. Setelah itu, acara pun diakhiri dan ditutup dengan doa. Secara keseluruhan hari ketiga kampanye berlangsung lancar dan tertib. (Avid/Ega)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teknik

More in Teknik

Kegiatan PKKMB FT Undip 2020 Secara Daring disambut Antusias oleh Mahasiswa Baru

adminSeptember 16, 2020

Sekilas Info Tentang English Day yang Diterapkan di FT

adminAugust 17, 2020

Mahasiswi FT Undip Juarai Kompetisi Debat di Malaysia

adminFebruary 5, 2019

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Bahas Poin Penting Juknis

adminSeptember 22, 2018

FORMAT: Indonesia Kekurangan Insinyur

adminSeptember 8, 2018

Kaderisasi Ideal, Menciptakan Kebersamaan

adminJuly 25, 2018