Teknik

Tidak Hadir Dalam Kampanye Lanjutan, Warga Gkb Minta Calon Nomor Urut 2 Dihapuskan

Tidak Hadir Dalam Kampanye Lanjutan, Warga Gkb Minta Calon Nomor Urut 2 Dihapuskan

weww

Jumat (11/12/2015) kampanye lanjutan calon Ketua dan Wakil Ketua BEM FT 2016 diadakan di lapangan dalam GKB FT. Kampanye ini tidak dihadiri oleh pasangan nomor urut 2 dan calon wakil ketua dari nomor urut 1. Dikarenakan ketidakhadiran kedua calon nomor urut 2, warga GKB meminta konsekuensi untuk penghapusan pasangan calon nomor urut 2 dari surat suara saat pemilihan di GKB nanti.

Permintaan untuk penghapusan calon nomor urut 2 dari surat suara untuk jurusan Teknik Lingkungan, Teknik Geodesi, Teknik Perkapalan, dan Sistem Komputer ini muncul karena para hadirin merasa kecewa dan disepelekan dengan tidak hadirnya kedua calon nomor urut 2. Usul ini muncul karena calon nomor urut 2 sendiri dianggap bersedia untuk menerima konsekuensi apapun atas ketidakhadirannya pada kampanye ini. Usul tersebut dirasa warga GKB yang diwakili oleh Ketua Himpunan dari masing-masing jurusan yang paling tidak memberatkan Panlih karena sulitnya untuk mengatur jadwal kampanye kembali yang bisa dihadiri semua calon. Atas permasalahan ini, Panlih dianggap kurang tegas dalam mengatur jalannya kampanye dan hanya melakukan segala hal dengan mengacu pada aturan dari Senat saja.

Menanggapi usul ini, Panlih sendiri menolak dengan alasan pelanggaran asas keadilan bagi para pemilih lain yang mendukung pasangan nomor urut 2 pada kampanye sebelumnya. Selain itu, Panlih berpendapat bahwa kertas surat suara telah masuk ke percetakan, sehingga memerlukan biaya tambahan untuk perubahan kertas suara bagi pemilih di GKB, dengan jumlah 500 kertas untuk Teknik Lingkungan, 420 kertas untuk Teknik Geodesi, 410 kertas untuk Sistem Komputer dan 530 kertas untuk Teknik Perkapalan. Panlih sendiri menawarkan solusi untuk pencoretan pasangan nomor urut 2 pada ketas suara di GKB, tetapi jika ada pemilih yang memilih nomor urut 2, hal itu masih dianggap sah. Hal ini belum dapat diterima oleh para perwakilan jurusan di GKB karena dianggap kurang adil terhadap pasangan nomor urut 1 dan 3. Solusi lain yang ditawarkan oleh Panlih adalah dengan memberikan sanksi pelanggaran sedang  kepada pasangan nomor urut 2 dengan konsekuensi pengurangan suara sebesar 10%.

Sebelumnya, kampanye calon Ketua dan Wakil Ketua BEM FT 2016 bagi warga GKB telah dilaksanakan pada hari Senin (30/11/2015) namun karena belum semua jurusan mendapat kesempatan untuk memberikan pertanyaan, maka kampanye ini diadakan kembali. Kampanye baru dimulai pada pukul 16.45 WIB karena sebelumnya lapangan tengah GKB digunakan untuk kampanye lisan Pemira HMTL 2105 hingga pukul 16.05 WIB. Pada kampanye ini, mahasiswa dari keempat jurusan yang menghadiri kampanye lanjutan ini sangat sedikit. Kampanye diadakan dengan sesi tanya jawab antara para mahasiswa dengan para calon. Namun karena diskusi antara perwakilan keempat jurusan dengan Panlih masih berlangsung, kampanye baru berakhir pada pukul 18.30 WIB. Untuk tindak lanjut permasalahan ini, akan diadakan musyawarah antara Panlih, perwakilan keempat jurusan, dan pasangan nomor urut 2 yang dijadwalkan pada Minggu (13/12/2015) nanti.

( Momentum/Rahma )

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teknik

More in Teknik

Kegiatan PKKMB FT Undip 2020 Secara Daring disambut Antusias oleh Mahasiswa Baru

adminSeptember 16, 2020

Sekilas Info Tentang English Day yang Diterapkan di FT

adminAugust 17, 2020

Mahasiswi FT Undip Juarai Kompetisi Debat di Malaysia

adminFebruary 5, 2019

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Bahas Poin Penting Juknis

adminSeptember 22, 2018

FORMAT: Indonesia Kekurangan Insinyur

adminSeptember 8, 2018

Kaderisasi Ideal, Menciptakan Kebersamaan

adminJuly 25, 2018