Teknik

Aksi Hari Bumi 2016 Mahasiswa Teknik

Aksi Hari Bumi 2016 Mahasiswa Teknik

cc

Ratusan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Diponegoro menggelar aksi pada Minggu (24/4/2016) dalam rangka memperingati Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April di kawasan Car Free Day Simpang Lima Semarang. Para peserta yang merupakan gabungan dari mahasiswa Teknik Lingkungan, Sistem Komputer, Teknik Geologi, dan BEM FT ini menyuarakan ajakan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga dan melestarikan bumi. “Tujuan diadakan aksi hari bumi ini adalah untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap bumi yang kita tempati ini,” ujar Achmad Rinaldi Bariyus, salah satu panitia Hari Bumi.
Acara diawali dengan penampilan perkusi dari Teknik Planologi sebagai penarik massa. Namun sayangnya, terdapat berbagai macam sumber suara dari kegiatan lain, seperti senam bersama, yang mengakibatkan suara penampilan perkusi ini tidak maksimal. Acara selanjutnya adalah melakukan long march dengan mengelilingi simpang lima sambil menggiring kedua maskot acara yang berupa bola dunia dan setengah bola dunia dengan pohon kering diatasnya sambil menyerukan selamat hari bumi. Dalam rangkaiannya juga dibagikan pohon mangga sejumlah 50 batang yang merupakan bantuan dari BLH. Antusiasme dari warga sendiri sangatlah positif. Hal itu terlihat dari, beberapa warga menghampiri dan secara pribadi meminta pohon mangga tersebut untuk dapat dibawa pulang kepada panitia. “Tujuan dari pembagian pohon tersebut adalah untuk mengajak masyarakat menanam pohon guna memperkecil kerusakan bumi yang kita tempati ini,” lanjut Rinaldi.
Menjelang akhir acara yaitu rangkaian hiburan dari berbagai jurusan Fakultas Teknik Undip. Hiburan yang ditampilkan adalah pembacaan puisi tentang kerusakan bumi oleh dua mahasiswi dari Sistem Komputer dan dilanjutkan dengan Vocal Group dari mahasiswa Teknik Geologi yang membawakan dua buah lagu. Penampilan terakhir adalah Tari Saman dari Teknik Lingkungan. Selain itu, di akhir acara dibagikan 600 cup susu dari brand yang mendukung acara aksi kali ini.
Aksi hari bumi tergolong sukses dilihat dari antusiasme warga. “Semoga dengan adanya aksi ini, masyarakat dapat sadar dan dapat mengubah pola perilaku hidup tidak sehat yang dapat merusak bumi. Karena anak cucu kita kelak berhak untuk melihat keindahan alam yang kita rasakan saat ini,” ujar Rinaldi menutup pembicaraan. (Momentum/Arina Zanjabila)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teknik

More in Teknik

Public Hearing X Format 2020 sebagai Forum Dialog Mahasiswa Teknik

adminNovember 16, 2020

Kegiatan PKKMB FT Undip 2020 Secara Daring disambut Antusias oleh Mahasiswa Baru

adminSeptember 16, 2020

Sekilas Info Tentang English Day yang Diterapkan di FT

adminAugust 17, 2020

Mahasiswi FT Undip Juarai Kompetisi Debat di Malaysia

adminFebruary 5, 2019

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Bahas Poin Penting Juknis

adminSeptember 22, 2018

FORMAT: Indonesia Kekurangan Insinyur

adminSeptember 8, 2018