Coretan Teknik

Saya? Kamu? Atau Kita?

Saya? Kamu? Atau Kita?

Dunia perkuliahan merupakan salah satu masa bagi para mahasiswa untuk menimba ilmu. Di perkuliahan para maksi dibagi menjadi beberapa tingkat pendidikan dari D-1, D-3, D-4 hingga S-1 dimana dari masing-masing tingkat pendidikan tersebut terbagi lagi menjadi banyak fakultas dan mengerucut menjadi jurusan dimana berdiri dibawah naungan nama universitas.

Di era sekarang sangat sering terdengar bentrok ataupun tawuran didalam internal universitas yang ada di Indonesia. Kenapa ini bisa terjadi? Padahal mereka semua itu adalah satu universitas, satu almamater, dan satu nama besar. Polemik inilah yang sekarang banyak terjadi di kalangan mahasiswa Indonesia yaitu mengagung-agungkan dirinya yang mengatasnamakan jurusan atau yang sering kita kenal dengan istilah “Arogansi Jurusan”. Perlukah seperti itu? Pola pikir seperti inilah yang harusnya dirubah dari mahasiswa era sekarang, dimana pola pikir seperti ini yang dapat menyebabkan mahasiswa menjadi apatis dan arogan dengan sesama. Sebagian mahasiswa mungkin berpandangan bahwa jurusan itu seperti sebuah negara dan mereka merupakan penduduk dari negara tersebut, apabila ada dari negara lain dalam hal ini berarti jurusan lain yang membangga-banggakan jurusannya dan menghina jurusan lain dan dikarenakan kecintaan terhadap jurusan yang berlebihan, banyak dari mahasiswa yang berakhir ricuh dan tak terkontrol. Masih patutkah hal seperti ini dibanggakan? padahal mereka semua berdiri di atas almamater yang sama, mereka sama-sama mahasiswa yang berjuang untuk mendapatkan ilmu, padahal mereka semua juga sama-sama berjuang untuk mendapatkan gelar sarjana maupun diploma, dan yang terpenting masing-masing jurusan memiliki elemen disiplin ilmu yang berbeda dimana hal ini tidak bisa dibandingkan.

Sudah semestinya hal seperti ini tidak terjadi lagi di kalangan mahasiswa, cinta jurusan itu perlu tapi jangan sampai melebihi cinta kita kepada almamater kita terlebih lagi jangan sampai berakhir menjadi arogansi jurusan yang dapat merugikan orang lain. Jadi belajarlah menghargai yang lain, tidak ada salahnya kita menghargai yang lain, tanpa yang lain kita bukanlah apa-apa. Ilmu itu luas dan yang terpenting mereka semua (ilmu) saling melengkapi dan menyempurnakan, sudah sepatutnya kita memahami itu dan jangan terlalu sempit memandang ilmu. Bukan aku ataupun kamu tetapi kita, kita satu almamater, kita satu nama besar, kita saling melengkapi, dan kita saling menyempurnakan. (Momentum/ Adi Setyo)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Coretan Teknik

More in Coretan Teknik

PRIHATIN KARENA KURANGNYA EDUKASI KESELAMATAN, MAHASISWA UNDIP SOSIALISASIKAN PENTINGNYA MENGETAHUI KESELAMATAN SAAT BERADA DI KAPAL DAN TEMPAT KERJA

adminFebruary 15, 2021

Mahasiswa KKN UNDIP Penuh Ide! Sulap Sampah Plastik Jadi Alternatif Batu Bata

adminFebruary 14, 2021

COVID-19 Masih Melonjak, Mahasiswa KKN UNDIP Gencarkan Pelatihan Pembuatan Handsanitizer Touchless Otomatis

adminFebruary 14, 2021

Mahasiswa KKN Undip : Masterplan “Kawasan Tangguh Covid-19” sebagai Arahan Pembangunan Infrastruktur di Tengah Pandemi

adminFebruary 14, 2021

Tanpa Modal, Mahasiswa KKN Undip Buatkan WebGIS Rute Rumah Sakit Rujukan COVID-19 Untuk Kelurahan Kramas

adminFebruary 12, 2021

Taman Permata Tembalang – Rekomendasi Desain Ruang Terbuka Publik untuk Mewadahi Aktivitas Fisik Masyarakat RW 5 Kelurahan Kramas

adminFebruary 11, 2021