Coretan Teknik

Menjadi Orang yang Disenangi dengan Mendengarkan Lebih Lama

Menjadi Orang yang Disenangi dengan Mendengarkan Lebih Lama

Tidak bisa didebat lagi, bahwa setiap orang memiliki kecenderungan untuk memikirkan diri sendiri, egoisme itu dipastikan ada pada setiap diri seseorang, membuat orang tersebut akan tertarik membicarakan diri pribadinya, terlepas dari sekedar bercerita atau memang ingin bercitra, semua itu haruslah tentang diri pribadinya.

Taruh minat kita pada orang lain, dan dapatkan cerita dan pelajaran dari dirinya

Jika menginginkan waktu yang lebih lama untuk membaca kepribadian sesorang, mengenal lebih jauh seseorang, atau hanya untuk menghabiskan waktu luang bersama seseorang, taruhlah minat kepada lawan bicara kita, maka kita akan mendapatkan tujuan kita, dimana keefektifan ini hanya akan berlangsung apabila lawan bicara memang juga memiliki sifat seperti poin pertama, yaitu “ memikirkan diri pribadi”.

Buat kesan bahwa kita tertarik dengan apa yang diceritakan

Sebenarnya hal ini tidak terlalu dianjurkan, karena perbincangan yang asik adalah perbincangan atas dasar ketertarikan dua komunikator akan suatu pembahasan, tetapi apabila kita memang memiliki tujuan yang lain, maka memberikan kesan bahwa kita tertarik adalah cara yang efektif untuk memperpanjang durasi perbincangan.

Terkadang belajar tentang mengambil perhatian tidak selalu ke orang orang yang sukses atau mempunyai followers di media sosial yang banyak, terkadang motivator kita bukanlah orang, bisa jadi anjing. Maka tidaklah heran mengapa anjing bisa menjadi sahabat setia manusia, ya, karena anjing tidak pernah memikirkan diri dia sendiri, dia selalu menaruh minat akan apa yang kita lakukan, dan selalu menunjukan antusiasme atas apa yang kita kerjakan. Tidaklah heran bahwa buku karangan Jon Katz, yang berjudul Dog Year, yang mengisahkan kisah pertemanan seekor anjing yang perhatian kepada pemiliknya menjadi best seller kala itu.

 

Belajar menjadi orang yang paling perhatian

Inilah yang menjadikan para sahabat senang berbagi cerita dengan Rasulullah SAW, beliau adalah sosok yang paling perhatian, menurut para sahabat, saar berbicara dengan Rasulullah SAW, mereka bagaikan orang yang disayang oleh beliau. Bagaimana tidak, saat seseorang memiliki perhatian yang lebih kepada kita, artinya itu kesempatan untuk kita menceritakan segalanya yang bisa kita bagikan, dan tidak membatasi pada waktu dan ruang, maka apabila hal itu kita terapkan, memberi perhatian yang berlebih adalah salah satu cara mendapatkan kunci komunikasi

Referensi : Dale Carnegie, How To Influence People

Oleh : Azhar Taufiqurahman

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Coretan Teknik

More in Coretan Teknik

Prank Spaghetti BCC, Britania Raya Heboh !

adminSeptember 25, 2020

Pelaksanaan UKM Expo Undip Ditengah Pandemi

adminSeptember 14, 2020

Mungkin Bumi Cendrawasih Lahir Ketika Tuhan Sedang Cemberut: Sebuah Esai Tentang Kemiskinan, Ketimpangan dan Kegagalan Memahami Masyarakat Papua

adminSeptember 12, 2020

Mungkin Bumi Cendrawasih Lahir Ketika Tuhan Sedang Cemberut: Sebuah Esai Tentang Kemiskinan, Ketimpangan dan Kegagalan Memahami Masyarakat Papua – Bagian 4

adminSeptember 6, 2020

Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Petani Produksi Siwang dan Edukasi Menghafal Al-qur’an, Belajar Bersama dimasa Pandemik Covid-19

adminAugust 20, 2020

Mahasiswa KKN UNDIP Membantu Warga RT 10/RW 04 Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Mengurangi Penyebaran Virus COVID-19 Dan Menghadapi New Normal

adminAugust 17, 2020