Teknik

Pemira FT Hasilkan Dua Bakal Pasangan Calon

Pemira FT Hasilkan Dua Bakal Pasangan Calon

Semarang – Pendaftaran bakal calon ketua dan wakil ketua BEM FT periode 2018 telah ditutup pada Selasa (24/10/2017) pukul 20.00 WIB. Bertempat di PKM FT, sebanyak dua pasangan bakal calon ketua dan wakil ketua BEM FT 2018 telah mendaftar dan menyerahkan berkasnya kepada KPR FT 2017. Penyerahan berkas tersebut dilakukan pada pukul 19.49 WIB atas nama Azhar Taufiqurahman sebagai bakal calon ketua dan M. F. Dewantara A. sebagai bakal calon wakil ketua serta pada pukul 19.51 WIB atas nama Dicky Nur Krisnha sebagai bakal calon ketua dan Hafid Rizki A. sebagai bakal calon wakil ketua.

 

Berkas yang telah diterima selanjutnya akan diperiksa lebih lanjut dan dilakukan verifikasi oleh internal KPR FT. Pemeriksaan singkat sempat dilakukan saat proses serah terima berkas berlangsung dan disebutkan bahwa masih terdapat kekurangan pada jumlah tanda tangan pendukung dari mahasiswa FT. Ketika dikonfirmasi lebih lanjut, Pradipta Megantara selaku Ketua KPR FT 2017 menyatakan bahwa untuk saat ini kekurangan jumlah tanda tangan tersebut tidak terlalu dipermasalahkan karena hanya sebagai bukti pendukung dari Kartu Tanda Mahasiswa yang dikumpulkan. “Internal KPR sudah menyepakati bahwa utamanya berkas-berkas penting seperti Grand Design Organisasi dan KTM secara jumlah sudah memenuhi, tetapi untuk tanda tangan pendukung dapat dilengkapi sebelum pengumuman penetapan calon,” tambah M. Faiq Yumna A. selaku Wakil Ketua KPR FT 2017. Technical Meeting dan penetapan calon dijadwalkan akan dilaksanakan pada Rabu (25/10/2017), jika bakal pasangan calon tidak dapat melengkapi hal tersebut hingga waktu yang ditentukan maka akan dilakukan diskusi dalam internal KPR FT.

 

Seperti yang telah diumumkan KPR FT dalam akun resminya, waktu ini merupakan waktu perpanjangan pendaftaran yang seharusnya ditutup pada Senin (23/10/2017) pukul 20.00 WIB. Dipta mengatakan bahwa kedua pasangan bakal calon telah berusaha mempersiapkan berkas sebaik dan selengkap mungkin sehingga penyerahan dilakukan pada hari terakhir perpanjangan. Hal ini dipengaruhi juga oleh sempitnya waktu pendaftaran yang diberikan dan adanya beberapa kendala yang dialami oleh bakal pasangan calon. “Waktu untuk persiapan pasangan calon diakui sempit karena pelaksanaan LKMM tingkat Madya juga waktunya mundur yang seharusnya tanggal 17 Oktober menjadi tanggal 18 Oktober. Langkah KPR sendiri sudah mengadakan sosialisasi yang mengundang peserta LKMM tingkat Madya delegasi FT pada tanggal 17 Oktober dengan tujuan untuk memberikan waktu persiapan,” terang Faiq.

 

Pemilihan Raya sebagai simulasi kehidupan berpolitik dalam kampus ini diharapkan dapat berjalan dengan baik sehingga dapat menghasilkan pemimpin yang berintegritas. “Harapannya dalam Pemira FT persaingan berjalan secara sehat dan kedua pasangan bakal calon dapat lebih baik dari pasangan calon sebelumnya,” tutup Dipta dan Faiq. (Momentum/Vania dan Alfian)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teknik

More in Teknik

FORMAT: Indonesia Kekurangan Insinyur

adminSeptember 8, 2018

Kaderisasi Ideal, Menciptakan Kebersamaan

adminJuly 25, 2018

Kemeriahan Verifikasi MABA

adminMay 13, 2018

SETELAH VAKUM 4 TAHUN, POR TEKNIK KEMBALI LAGI

adminApril 13, 2018

Laboratorium Terpadu, Pabrik yang Unggul untuk Produk yang Unggul

adminMarch 26, 2018

Desa Binaan Sebagai Wujud Pengabdian Mahasiswa

adminMarch 26, 2018