Isu

Kajian UKT dan Pemutaran Film “UKT Undercover”

Kajian UKT dan Pemutaran Film “UKT Undercover”

Semarang, Momentum – Pada hari Kamis (19/04/18) telah diadakan pemutaran film yang menggambarkan kondisi Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Universitas Negeri Makassar. Acara dimulai dengan pemutaran film pada pukul 19.42 WIB dan dilanjutkan dengan diskusi pada pukul 20.22 WIB. UKT Undecover ini adalah sebuah film yang menunjukan bentuk keresahan mahasiswa UNM terhadap Permenristekdikti yang dirasa merugikan mahasiswa yang kurang mampu untuk membayar UKT. Dalam film tersebut mahasiswa terpaksa mengambil cuti karena tidak bisa membayar UKT.

Setelah pemutaran film, moderator membuka sesi diskusi kepada mhasiswa untuk mengetahui keadaan-keadaan di setiap fakultas terkait UKT yang diberlakukan di Universitas Diponegoro. Sesi pertama diawali oleh salah satu mahasiswa Fakultas Hukum yang berpendapat bahwa pengadaan pembahasan masalah UKT sangat dipersulit oleh pihak Dekan Fakultas Hukum. “Keresahan yang dirasakan oleh Fakultas Hukum sendiri di saat sedang berhadapan dengan pihak birokrasi, kita tidak mendapat respect saat akan banding UKT dan tidak direspon dengan baik oleh pihak dekan,” tutur Fauzi, salah satu mahasiswa Hukum.

Setelah perwakilan dari Mahasiswa Hukum, salah satu Mahasiswa Sekolah Vokasi juga menyampaikan keresahannya. Perwakilan dari Sekolah Vokasi, lebih tepatnya dari D3 Teknik Perkapalan, merasakan adanya kejanggalan terhadap UKT yang tidak selaras dengan fasilitas yang didapatkan. Untuk golongan tertinggi di D3 Teknik Perkapalan diharuskan membayar sejumlah Rp 4.500.000,00 dan untuk mahasiswa dengan yang masuk melalu jalur Ujian Mandiri (UM) dikenakan Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) sejumlah Rp 5.000.000,00 dan untuk D4 diharuskan mebayar UKT sebesar Rp 8.500.000,00. Hal ini menjadikan Sekolah Vokasi mendapatkan posisi pertama untuk UKT tertinggi di Undip.

“Bila berbicara fasilitas, gedung D3 Teknik Perkapalan hanya memiliki dua kelas untuk tiga angkatan dengan kondisi kelas tidak lebih bagus dari pelataran FPIK Undip,” tutur Bima, Mahasiswa D3 Teknik Perkapalan. Pernyataan ini dibuktikan ketika salah satu orang tua mahasiswa yang lulus pada waktu itu mengunjungi ruang kelas di D3 Teknik Perkapalan setelah mengunjungi Gedung Prof. Soedarto dan merasakan ketidaklayakan ruangan kelas yang didapatkan oleh anaknya. “Banyak teman-teman saya, mereka terkendala biaya untuk kuliah dan mengharuskan cuti satu tahun karena tidak mampu membayar UKT padahal ayahnya sudah mengimis kepada pihak jurusan,” tambah Bima.

Salah satu anggota Majelis Wali Amanat (MWA) Undip hadir dalam kajian ini dan memberikan pendapat bahwa permasalahan di Undip adalah kurangnya solidaritas dalam membawa masalah ini ke pihak rektorat. “Rata-rata, baik Kesma maupun secara umum datang bertanya gak dapet data sudah atau mengusahakan temannya yang bermasalah, tetapi tidak pernah mempermasalahkan yang lebih subtansial dan inilah yang harus kita ubah polanya.” tutur anggota MWA tersebut. Mahasiswa lain juga menyarankan untuk melengkapi data-data yang diperlukan untuk audiensi dengan pihak rektorat agar tidak terjadi kegagalan seperti pada audiensi sebelumnya. “Di saat saya audiensipun, Prof. Yos bilang bahwa mahasiswa yang mengambil jalur UM ya ini pilihannya, jika tidak setuju ya silahkan pilih universitas lain,” tutur mahasiswa tersebut.

Akhir dari diskusi, mahasiswa yang menghadiri kajian ini menyimpulkan bahwa aksi yang akan diadakan oleh Undip harus mempersatukan terlebih dahulu lembaga-lembaga atau mahasiswa yang berada di Undip ataupun di daerah Semarang. Dengan adanya propaganda aktif ini, diharapkan bisa mensosialisasikan kepada mahasiswa baru 2018 terkait UKT di Undip agar tidak salah dalam memilih. Selain itu, langkah lain yang akan dilakukan adalah menghimpun data-data mahasiswa baru ataupun mahasiswa lama untuk kelengkapan data yang diperlukan. (Momentum / Genta / An Nisa)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Isu

More in Isu

BEM Undip tidak Membahas akar permasalahan UKT?

adminNovember 29, 2018

Rektor Tak Mau Keluar, Audiensi Terbuka Berakhir Dengan Tertutup

adminOctober 17, 2018

Rektor Undip Tolak Temui Mahasiswa Guna Membahas UKT Semester Lanjut

adminOctober 3, 2018

Dinamika Isu UKT Semester Lanjut di Undip

adminSeptember 5, 2018

Kajian PSDKU Undip di Batang

adminMay 6, 2018

Himpunan Mahasiswa Elektro Resmi Hidup Kembali

adminOctober 25, 2017