pemiraft

Kampanye di Teknik Lingkungan : Kampanye ini Belum Menggambarkan Siapa Mereka

Kampanye di Teknik Lingkungan : Kampanye ini Belum Menggambarkan Siapa Mereka

Semarang, Momentum – Kampanye PEMIRA FT pada hari Jumat (9/11) kemarin berlangsung di Teknik Lingkungan. Acara diawali dengan sambutan ketua HMTL dan ketua KPR, kemudian acara dilanjutkan oleh pemaparan GDO pasangan calon ketua dan wakil ketua BEM FT.

Sesi tanya jawab pun berlangsung interaktif dan dibagi menjadi beberapa sesi. Pertanyaan-pertanyaan dilontarkan oleh warga Teknik Lingkungan untuk mengetahui kompetensi yang dimiliki paslon. Pertanyaan-pertanyaan tersebut berkaitan dengan visi dan misi yang dibawakan oleh paslon. Beberapa diantaranya adalah mengenai pengembangan sumber daya mahasiswa, ormawa, kaderisasi, permasalahan POR Teknik, dan mengenai HMTL itu sendiri.

Beberapa pertanyaan tidak bisa terjawab oleh pasangan calon dengan baik. Salah satu diantaranya adalah pertanyaan tentang lima fakta mengenai HMTL.

Paslon tidak bisa menjawab dengan maksimal mengani fakta tersebut. Meski saat diwawacarai Momentum mereka mengatakan telah melakukan persiapan dengan mencari tahu mengenai HMTL. Hal ini diakui oleh paslon kabem dan wakabem saat ditemui usai acara kampanye.

“Tadi sebenarnya kalau bisa dibikin lama agak bisa, sih. Cuma tadi karena ditanya dalam kondisi push, otak juga agak susah mikir,” ujar Andhika.

Menurut Adnan Faras Nugraha selaku ketua HMTL, tidak bisa menilai paslon secara kompetensi. “Yang bisa kita lihat dari sini cuma gimana dia menjawab pertanyaan kita, mengenai kritis dia doang. Tetapi mengenai manajemen resiko kita ga ngerti tuh,” ungkapnya.

Adnan Faras menambahkan bahwa dari segi GDO sendiri bisa dikatakan cukup menjual dan realistik untuk Fakultas Teknik. Selain itu, juga cukup bisa mengangkat Fakultas Teknik jika benar-benar dijalankan semuanya. “Dari segi GDO mereka bisa disebut siap, mungkin. Karena kalau dari pribadi kan tadi dari segi penyampaiannya pun banyak yang sedikit gak sinkron dengan GDO, kan. Aku bilang mereka siap karena aku lihat dari GDO-nya aja. Tapi kalau misalkan kita lihat dari segi penyampaian sekaligus perawakan mereka, kompetensi mereka, kita masih harus bilang mungkin. Karena sebenarnya kita belum tahu siapa mereka. Kampanye ini belum cukup menggambarkan siapa mereka sekaligus gimana temen-temen ini akan membawa GDO-nya mereka,” jelasnya. (Momentum/Tita dan Muttia)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

pemiraft

More in pemiraft

Teknik Perkapalan Jadi Penutup Kampanye

adminNovember 16, 2019

Kampanye di Arsitektur: Terbatasnya Durasi Kampanye

adminNovember 16, 2019

Hasil Survei Popularitas dan Elektabilitas Calon “Pemimpin” Fakultas Teknik

adminNovember 16, 2019

Kampanye Teknik Geodesi Akhirnya Hanya Dihadiri Dua Angkatan

adminNovember 15, 2019

Kampanye di Elektro: Kolaborasi Masih Dipertanyakan

adminNovember 14, 2019

Kampanye di Teknik Geologi: HMTG Magmadipa sebagai Ancaman, Musuh, atau Partner

adminNovember 13, 2019