KKN

Tim I KKN UNDIP 2020 Lakukan Pendampingan Pengendalian Stunting dengan Pencegahan Primordial Dan Promotif

Tim I KKN UNDIP 2020 Lakukan Pendampingan Pengendalian Stunting dengan Pencegahan Primordial Dan Promotif

(Pekalongan, 7 Februari 2020), Tim I KKN UNDIP 2020 bekerjasama dengan pemerintah Desa Simbang Wetan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan melaksanakan kegiatan pendampingan dan penyuluhan kesehatan bagi para ibu hamil di Desa Simbang Wetan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para ibu hamil tentang pencegahan stunting pada anak. Pencegahan stunting diupayakan dari pencegahan priomordial dan promotif yaitu pencegahan stunting dilakukan pada masyarakat dengan tujuan menghindari terbentuknya pola hidup sosial, ekonomi dan kultural yang diketahui mempunyai kontribusi untuk meningkatkan risiko stunting melalui pemenuhan kebutuhan gizi seimbang dari remaja, ibu hamil dan suplementasi tablet tambah darah (TTD). Pendampingan yang dilakukan meliputi pemeriksaan kadar Hemoglobin dan Hematokrit pada ibu hamil; penyuluhan kesehatan tentang stunting; dan demonstrasi pengisian kartu kontrol minum TTD. Kegiatan ini dilaksanakan di aula balai desa Simbang Wetan yang dihadiri oleh ibu-ibu hamil dan didampingi bidan desa serta kader POSYANDU.

Berdasarkan hasil survei mahasiswa melalui wawancara dengan ibu hamil dan kader kesehatan di desa Simbang Wetan (6/1), beberapa ibu hamil tidak memahami tentang stunting pada anak dan cara pencegahannya, diantaranya dengan mengonsumsi gizi seimbang dan minum TTD secara rutin. Terkait pola makan, rata-rata masyarakat setempat belum menerapkan gizi seimbang, yangmana menu sehari-hari ibu hamil belum memenuhi syarat menu gizi seimbang. “Menu sehari-hari ya…itu, mbaksego megono ditambah tempe sama tahu” kata Titin, kader POSYANDU setempat. Arwinda Nugraeheni, S.K.M., M.Epid, Dosen FK UNDIP selaku pemateri dalam kegiatan ini, menyampaikan pentingnya ibu hamil mengonsumsi gizi seimbang agar ibu hamil sehat dan bayi terbebas dari stunting.

Perihal pola konsumsi TTD, rata-rata ibu hamil masih berpandangan negatif. “Nggak mau (minum obat tambah darah) setiap hari, nanti malah overdosis” kata salah seorang ibu hamil (Z). Ibu hamil lainnya, (EN) mengatakan, “aku sering lupa, kalo’ pusing baru minum”. Padahal, sesuai materi yang disampaikan oleh mahasiswa UNDIP, Yunita, TTD sebagai suplemen bagi ibu hamil berperan penting mencegah anemia pada ibu hamil dan dengan demikian berperan pula dalam mencegah stunting anak.

Selain itu, Kepala Desa Simbang Wetan, Khairuddin, mengatakan bahwa telah ditemukan BALITA yang mengalami stunting  di desa tersebut, sehingga beliau berharap agar Tim I KKN UNDIP dapat membantu mensosialisasikan pentingnya pencegahan stunting. Dengan demikian, pengabdian berupa pendampingan pengendalian stunting dengan pendekatan primordial dan promotif dilaksanakan. Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh peserta dan pemateri berharap agar petugas kesehatan setempat dapat melakukan monitoring berkelanjutan bagi ibu hamil secara rutin.

(Laporan oleh Yunita Anggerina Koroh, Mahasiswa KKN UNDIP Tim I Tahun 2019/2020, Desa Simbang Wetan)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KKN

More in KKN

Hebat! Mahasiswa KKN Undip Membuat Desain Gedung Kesenian Desa Getasan

adminFebruary 16, 2020

Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa KKN UNDIP Kembangkan Komoditas Lampu Emergency Murah di Desa Nogosaren

adminFebruary 16, 2020

PRAGEN UPDATE : PENGUKURAN JALAN DAN DRAINASE BARU

adminFebruary 16, 2020

Bombastis, Mahasiswa Undip Ajarkan Sulap Singkong menjadi Nugget

adminFebruary 14, 2020

Pembuatan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), Mahasiswa KKN Undip Wujudkan Program Desa Keluarga Sehat

adminFebruary 13, 2020

Dari Limbah Jadi Berkah

adminJanuary 30, 2020