Opini

Hasil Audiensi Bersama Rektorat: Polemik Subsidi Kuota

Hasil Audiensi Bersama Rektorat: Polemik Subsidi Kuota
Sumber : BEM Undip

Semarang, Momentum – Tanda tanya mengenai kepedulian UNDIP terhadap permasalahan kuliah daring dan subsidi kuota sedikit terjawab lewat dilaksanakannya audiensi Ketua BEM se UNDIP dan MWA UM bersama rektor dan jajarannya serta dekan dari 11 fakultas Universitas Diponegoro melalui platform Ms. Teams (23/04/2020).

Lalu, mengapa tampaknya masalah ini tidak kunjung usai? melalui audiensi tersebut, Rektorat UNDIP berjanji akan memberi subsidi kuota pada seluruh mahasiswa UNDIP secara bertahap dengan berbagai alasan.

Menurut Naufal Bahri, Kepala Divisi Advokasi BEM UNDIP tahun 2020 pemberian subsidi kuota dilakukan secara bertahap karena pihak rektorat masih merevisi RKAT untuk penambahan alokasi dana subsidi kuota yang belum dipastikan kapan akan selesai. Revisi RKAT dinilai lamban menurut Naufal, karena sistem subsidi silang pada pendanaan dan tidak transparannya UNDIP dalam alokasi dana.

Alasan kedua, menurut Rafi, Ketua Komisi 1 Senat Mahasiwa UNDIP, kini rektorat tengah melakukan negosiasi dengan beberapa provider seperti Telkomsel dan Indosat untuk melakukan kerjasama agar subsidi kuota bisa tersebar secara merata ke semua golongan UKT, juga demi mengurangi pengeluaran UNDIP pada sektor ini.

Lantas, bagaimana perkembangan realisasi janji tersebut? Hingga 4 Mei kemarin, akhirnya rektorat telah mensubsidi kuota mahasiswa bidik misi dan golongan 1-4. Namun hal ini masih dirasa belum cukup mengingat UKT yang telah dibayarkan mahasiswa untuk proses pembelajaran pada semester ini tidak sebanding dengan fasilitas yang hanya diterima oleh mahasiswa selama 4 minggu perkuliahan normal.

Mahasiswa, pihak BEM dan Senat tetap optimis subsidi kuota akan dibagikan secara merata ke seluruh golongan UKT. “Kita pasti optimis, kita akan mengawal hak yang seharusnya kita dapat selama pandemi ini demi kesejahteraan mahasiswa UNDIP”, tutur Naufal Bahri.

Penulis : Tirta Finailah dan Rara Fatma

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opini

More in Opini

Ternyata Begini Kalau Menjadi Mahasiswa Baru di Masa Pandemi

adminSeptember 1, 2021

Akses All Network Permudah Kegiatan Belajar Mengajar

adminMay 4, 2021

Hybrid Learning Setelah Kulon Tiga Semester

adminApril 30, 2021

AKSI TERORISME DI INDONESIA BELUM SELESAI

adminApril 28, 2021

Universitas Diponegoro Menggagas Hybrid Learning Semester Genap 2020/2021

adminApril 4, 2021

Kerugian Masyarakat Papua demi Perluasan Lahan Sawit

adminDecember 20, 2020