pemiraft

Warga Teknik Sipil Kritisi Program Unggulan Paslon Untuk 365 Hari Kedepan

Warga Teknik Sipil Kritisi Program Unggulan Paslon Untuk 365 Hari Kedepan

Momentum, Semarang – Minggu (6/12/2020), telah berlangsung kampanye dan debat terbuka pasangan calon (paslon) Ketua BEM FT dan Wakil Ketua BEM FT melalui platform Microsoft Teams. Kampanye ini dihadiri oleh kedua pasangan calon yakni Bagas Rama Dhanureski dan Rizki Madani sebagai paslon nomor urut 1 serta Muhammad Abdullah Anas Al Masyudi dan Erwinda Yuliyanti sebagai paslon nomor urut 2. Selain kedua paslon, kampanye juga dihadiri oleh anggota KPR dan juga ketua himpunan teknik sipil yakni Ridwan Abdul Wahid serta warga Teknik Sipil.

Kampanye dimulai pada pukul [19.17] WIB yang dibuka oleh Yosefanny sebagai moderator yang memimpin jalannya acara. Selanjutnya kata sambutan dari ketua KPR yakni Fika Widhi Astuti dan Ridwan Abdul Wahid selaku ketua himpunan teknik sipil yang dilanjutkan dengan penyampaian visi misi kedua paslon.

Menurut Ketua Himpunan Teknik Sipil Ridhwan Abdul Wahid, kedua paslon sudah memiliki persiapan yang cukup baik dengan ide uniknya masing-masing dan untuk kedepannya Ridhwan harap persiapannya bisa semakin lebih baik dengan adanya kritik serta saran setelah kampanye ini. Pada acara kampanye ini, terdapat tiga angkatan yang ikut mengkritisi paslon yaitu angkatan 2017, 2018 dan 2019. Angkatan 2018 menjadi angkatan paling dominan untuk mengkritisi paslon. Warga Teknik Sipil menyambut dan memberikan tanggapan yang beragam kepada kedua paslon dengan baik dan penuh harapan agar ide yang diusung bisa terealisasi dengan baik.

Pada sesi tanya jawab, banyak warga teknik sipil yang mengkritisi program-program unggulan yang dibawa oleh kedua paslon. Melihat dari program unggulan yang dibawa oleh kedua paslon, banyak sekali gerakan-gerakan baru yang akan dilakukan oleh kedua paslon jika nanti mereka terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua BEM FT 2021. Namun mengingat waktu kerja Ketua dan Wakil Ketua BEM FT 2021 yang nantinya hanya 365 hari bahkan bisa jadi kurang serta mengingat kondisi yang ada saat ini, banyak warga teknik sipil yang mempertanyakan bukti konkrit dari program-program tersebut dan apakah bisa dilakukan nantinya jika mereka terpilih serta berapa persentase keyakinan mereka.

Memang secara konsep ide yang diusung sangat baik dan para paslon memiliki pertimbangan dan keoptimisan yang tinggi bahwa konsep yang diusung bisa terlaksana. Namun, tetap perlu diperhatikan kemungkinan-kemungkinan buruk yang mungkin akan menghambat dan pastinya harus realistis.  Harapan besarnya tentu konsep yang diusung dapat terlaksana karena pada dasarnya seluruh konsep yang dibawa akan membawa kemajuan bagi seluruh warga fakultas teknik termasuk kemajuan warga sipil.

Penulis : Manda, Amelia dan Silvia

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

pemiraft

More in pemiraft

Hasil Survei Popularitas dan Elektabilitas Pasangan Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM FT Periode 2021

adminDecember 21, 2020

KAMPANYE DI TEKNIK KOMPUTER: WARGA TEKNIK KOMPUTER KHAWATIR PROGRAM TERLALU BANYAK

adminDecember 21, 2020

Dua Paslon Kembali Beradu Gagasan dalam Debat Terbuka 2

adminDecember 21, 2020

KAMPANYE DI TEKNIK GEODESI: KEDUA PASLON DIBERONDONG BERMACAM PERTANYAAN

adminDecember 19, 2020

KAMPANYE DI TEKNIK ELEKTRO: NUANSA IKLIM RISET YANG DIBAWA OLEH PARA PASLON

adminDecember 19, 2020

Kampanye Pemira FT di Teknik Perkapalan

adminDecember 19, 2020