Undip

Kuliah Tatap Muka : Sudah Siapkah Undip?

Kuliah Tatap Muka : Sudah Siapkah Undip?

Semarang-Momentum, Menindaklanjuti isu-isu yang telah beredar diantara mahasiswa Universitas Diponegoro tentang adanya pemberlakuan kuliah tatap muka di semester depan, MWA Undip UM mengadakan diskusi terbuka mengenai kesiapan Undip menghadapi kuliah tatap muka. Diskusi dipimpin oleh Prof. Budi Setiyono S.Sos., M.Pol.Admin., Ph.D selaku Wakil Rektor 1 beserta jajaran Rektorat lainnya melalui platform Microsoft Teams. Diskusi ini berlangsung kurang lebih selama 1 setengah jam dan dihadiri sekitar 350 peserta.

Saat ini, Undip sedang terus menerus berbenah dan menyempurnakan sistem pembelajaran online sebagai upaya untuk menuju model pembelajaran tatap muka sepenuhnya. Dengan adanya satu ruangan multimedia pada setiap Fakultas untuk memperkaya model pembelajaran online yang sedang Undip lakukan, diharapkan dapat memaksimalkan pembelajaran selama daring. “Jika pandemi terus berlanjut dan online ini menjadi satu-satunya jalan yang utama dalam delivery of learning, kita harus bisa membuat online ini jadi lebih realistis seperti yg dilakukan dalam kuliah offline, sehingga tidak ada gap didalam pencapaian Standart Learning Outcome artinya kuliah secara online maupun offline, kapasitas learning outcome dan kompetensinya masih bisa tercapai secara setara, kemampuannya harus tetap sama, sehingga ketika lulus tetap berstandart profil Undip yang ‘Complete’,” tutur Prof Budi

Menurut keterangan dari Prof. Budi, Undip sebenarnya sudah sangat siap menyambut perkuliahan tatap muka. Undip telah menyusun draf SOP terkait pembelajaran tatap muka dan ada beberapa ketentuan yang sudah disusun untuk keperluan hybrid methode atau blendid method, ”Kita sebenernya merencanakan sistem ganjil genap dalam proses belajar agar kapasitas ruangan itu di okupansi 50% supaya tidak terjadi kerumunan, mahasiswa dengan absen ganjil disuatu kelas dapat melakukan pembelajaran daring sedangkan mahasiswa dengan absen genap dapat melakukan pembelajaran tatap muka. Dan hal ini dapat dilakukan secara bergantian,” ujarnya. Untuk mendukung kesiapan tersebut, pihak kampus juga menyediakan fasilitas sesuai protokol kesehatan seperti pengecekan suhu, penyemprotan disinfektan ,penyediaan handsanitizer, dan lain sejenisnya.

“Akan tetapi, dengan adanya kejadian-kejadian terakhir seperti di India, nampaknya kekhawatiran baru muncul yang akan membuat kampus dan pemerintah melakukan peninjauan ulang terkait pembelajaran tatap muka sehingga walaupun kita sudah menyiapkan diri dengan berbagai macam kemungkinan, kita akan tetap mematuhi keputusan terakhir dari pemerintah, sehingga ketika pemerintah memutuskan untuk tidak bisa melakukan tatap muka, ya mau tidak mau kita tetap mengoptimalkan skenario untuk lanjut kuliah versi online tentunya dengan berbagai macam penyempurnaan,” tegas Prof Budi. Universitas juga sudah memiliki draf ketentuan regulasi universitas untuk pembelajaran tatap muka, salah satunya yaitu dosen yang membuka kelas tatap muka harus sudah di vaksinasi, yang perlu diperhatikan adalah apakah vaksinasi itu bisa menjamin keselamatan (safety) bagi dosen, mahasiswa maupun masyarakat, jangan sampai masih menjadi carrier yang bisa menularkan penyakit, seandainya mereka ini tidak bisa mengeliminasi Covid di diri mereka sendiri. Saat ini, dosen dan staf Undip yang sudah mendapatkan vaksin yaitu 1062 orang dari 1699 orang atau 62,5% dari dosen dan 42,8% dari tendik. “Sejauh ini masih banyak kendala terkait kesediaan vaksin, dan kita sedang mengupayakan agar staf kita dapat vaksinasi dari provinsi maupun pemerintah kota,” tutupnya.

Penulis : Hilmy dan Anggi

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Undip

More in Undip

ODM, Persembahan Undip untuk Diponegoro Muda

adminAugust 20, 2021

5 Tips Membuat Keluarga Nyaman di Rumah ala Mahasiswa KKN Undip

adminAugust 11, 2021

Mengintip Keseruan Pilmapres Undip 2021

adminApril 25, 2021

Menilik Verifikasi Mahasiswa Baru

adminJune 20, 2019

Mitos Pajak 10% Logo Undip

adminMarch 15, 2019

Sosialisasi Pentingnya Imunisasi pada Bayi 0-24 Bulan dan Imunisasi Berkala di Desa Kuanyar, Kecamatan Mayong

adminFebruary 21, 2019