Coretan Teknik

Sejarah Pers di Indonesia

Sejarah Pers di Indonesia
Sumber : kenyayote.com

Semarang, Momentum – Pers merupakan salah satu hal penting di dunia ini, salah satunya di Indonesia. Pers di Indonesia diawali pada masa pergerakan nasional atau pergerakan Budi Utomo. Adanya pers ini menjadi sarana baru untuk berkomunikasi untuk memperkuat persatuan dan kesatuan pada masa itu. Pers ini digunakan untuk mencatat perkembangan yang sedang berlangsung pada masa itu dan diwujudkan dalam bentuk majalah dan surat kabar.

Perkembangan pers terus berubah seiring berkembangnya zaman. Banyak faktor yang mempengaruhi perubahan ini, salah satunya adalah politik. Pada saat masa orde baru, pers di Indonesia menganut sistem pers otorarian dimana pers Indonesia condong mendukung pemerintah. Namun, setelah orde baru ini berakhir pers Indonesia mengalami banyak perubahan. Hal ini menjadi titik terang karena merupakan awal dari perkembangan kebebasan pers di Indonesia. Pihak pelaksana dapat melakukan kegiatan pers leluasa tanpa campur tangan pemerintah tetapi tetap bertanggung jawab.

Selama lima tahun berturut-turut, hasil survei indeks kebebasan pers menunjukkan tren peningkatan nilai, yaitu, 63,44 (2016), menjadi 67,92 (2017), 69,00 (2018), 73,71 (2019), dan terakhir 75,27 (2020). Ini menunjukkan bahwa Indonesia telah mencapai peringkat cukup bebas. Akan tetapi angka ini masih relatif rendah dibanding negara lain. Di tahun 2019 sendiri Indonesia menduduki peringkat 124, berada dibawah Malaysia, Ethiopia dan Kenya.

Indonesia merupakan negara demokrasi, namun kenyataannya selama rezim orde baru, kebebasan pers sebagai salah satu ciri demokrasi justru mengalami kekangan. Media yang dinilai suka mengkritik penguasa bisa dikenakan pembredelan atau pelarangan penyiaran.

Pasca reformasi, pemerintah mencabut sejumlah peraturan yang dianggap mengekang kebebasan pers, antara lain: Peraturan Menteri Penerangan  Nomor 1 tahun 1984 tentang Ketentuan- Ketentuan Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP), Permenpen Nomor 2 Tahun 1969 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Wartawan, Surat Keputusan (SK) Menpen Nomor 214 Tentang Prosedur dan Persyaratan untuk Mendapatkan SIUPP, dan SK Menpen Nomor 47 Tahun 1975 tentang Pengukuhan PWI dan Serikat Pekerja Surat Kabar sebagai satu- satunya Organisasi Wartawan dan Organisasi Penerbit Pers Indonesia. Kebebasan pers ini kemudian ditegaskan lagi lewat Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang pers. Adapun kebebasan atau kemerdekaan pers diatur dalam pasal 4 ayat 1-3 Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999.

Pada Ahad, 2 Mei 2021 Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta menggelar aksi yang bertajuk Bike4PressFreedom di Patung Kuda, Jakarta Pusat dalam rangka perayaan hari kebebasan pers dunia yang diperingati setiap tanggal 3 Mei. Dalam aksi gowes bareng ini AJI memiliki 3 tuntutan yaitu yang pertama tentang pemberhentian dari segala bentuk kekerasan terhadap jurnalis dan usut tuntas semua kasus kekerasan pada jurnalis, kedua yaitu AJI Jakarta mendesak pemerintah agar merevisi UU ITE khususnya pada pasal-pasal karet yang memberangus kebebasan pers, dan yang ketiga yaitu AJI Jakarta mendesak agar perusahaan media menjamin hak bagi para pekerjanya, khususnya di masa pandemi Covid-19.

Kesimpulan yang dapat ditarik adalah meskipun sudah ada Undang-Undang yang menjamin kebebasan pers, tetapi bukan berarti kebebasan pers di Indonesia menempati peringkat tertinggi dibanding negara lain karena masih perlu perbaikan dari kebijakan yang ada dan diperlukan adanya revisi terhadap peraturan yang dianggap masih mengekang kebebasan pers di Indonesia. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mencatat, terdapat 61 kasus kekerasan terhadap wartawan sepanjang 2017. Diantaranya mengalami kekerasan fisik dan 13 kasus pengusiran dan pelarangan peliputan.

Penulis : Adeline, Anggi, dan Firman

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Coretan Teknik

More in Coretan Teknik

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Tim PKM Undip Ciptakan Peta Jangkauan Tsunami

adminAugust 28, 2021

Pembuatan Superhidrophilik Membran sebagai Alternatif Pengolahan Limbah Berminyak

adminAugust 20, 2021

Case Smartphone Antibakteri (Casturi): Solusi Praktis Lindungi Diri dan Handphone dari Bakteri

adminAugust 15, 2021

AirKita.id: Program Pemberdayaan Karang Taruna dalam Pengimplementasian Pemurni Air Sederhana Berbasis Sistem Aplikasi Digital di Kelurahan Bandarharjo

adminAugust 13, 2021

5 Tips Membuat Keluarga Nyaman di Rumah ala Mahasiswa KKN Undip

adminAugust 11, 2021

Kreatif! Mahasiswi KKN Undip Ciptakan Komposter Praktis Dan Ergonomis Di Lahan Sempit

adminAugust 10, 2021