Coretan Teknik

AirKita.id: Program Pemberdayaan Karang Taruna dalam Pengimplementasian Pemurni Air Sederhana Berbasis Sistem Aplikasi Digital di Kelurahan Bandarharjo

AirKita.id: Program Pemberdayaan Karang Taruna dalam Pengimplementasian Pemurni Air Sederhana Berbasis Sistem Aplikasi Digital di Kelurahan Bandarharjo

Semarang, Momentum – Kebutuhan akan air bersih semakin hari semakin meningkat karena tingginya jumlah dan mobilitas penduduk. Terlebih kondisi pandemi covid-19 yang mengharuskan masyarakat untuk selalu mencuci tangan agar terhindar dari penularan virus. Namun, kebutuhan air bersih yang meningkat berbanding terbalik dengan ketersediaan air bersih di masyarakat. Krisis air bersih ini disebabkan oleh penurunan kualitas air akibat pencemaran. Situasi ini kerap terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, salah satunya di wilayah Semarang, Jawa Tengah.

Kelurahan Bandarharjo merupakan salah satu kelurahan yang terletak di Kecamatan Semarang Utara yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa di sebelah utara. Daerah ini merupakan daerah padat penduduk yang bersinggungan dengan aktivitas industri serta aktivitas yang melibatkan mobilitas pelabuhan karena wilayahnya sangat dekat dengan Pelabuhan Tanjung Mas. Kondisi geografis tersebut mengakibatkan air permukaan tidak dapat dimanfaatkan karena kualitasnya yang buruk bahkan rasanya terasa asin ketika dikonsumsi.

Sebagai upaya meningkatkan kualitas air secara fisika, kimia, serta biologi di Kelurahan Bandarharjo, mahasiswa Universitas Diponegoro yang tergabung ke dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) dengan anggota Bernadeta Eka Naftalina, Ayu Putri Lestari, Michael MGP Simatupang, Savero Pakavi Zahrudin, dan Hendrik Wijaya membuat sebuah inovasi yang mengintegrasikan filter air sederhana dengan Internet of Things. Ide tersebut diusung dengan nama program ‘AirKita.id’.

Program AirKita.id merupakan sebuah program pemberdayaan karang taruna Kelurahan Bandarharjo dalam pengimplementasian pemurni air sederhana berbasis aplikasi digital. Program tersebut merupakan program peningkatan kualitas air secara fisika, kimia, maupun biologi bagi masyarakat Kelurahan Bandarharjo. Program AirKita.id terdiri dari dua jenis kegiatan utama yaitu program pelatihan pembuatan sistem pemurni air sederhana dengan memanfaatkan aplikasi digital untuk me-monitoring kualitas air. Program kedua yaitu penyuluhan berupa edukasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai air bersih.

“Programnya bagus, dan diharapkan akan bermanfaat untuk masyarakat ke depannya,” ujar Bagus, Ketua Karang Taruna Bandarjaya.

Sistem pemurni air sederhana ini terdiri dari dua komponen bagian alat yang diintegrasikan. Komponen pertama adalah filter air sederhana yang di dalamnya terdiri dari Karbon Aktif, Manganese Zeolite, Pasir Silika, Bio Ceramic RO Ball. Bio Alkaline Ball, dan Kerikil. Komponen kedua merupakan komponen sensor yang terdiri dari sensor pH dan sensor TDS kemudian diintegrasikan menggunakan Internet of Things yang dapat dipantau langsung melalui aplikasi.

“Melalui program ini kami berharap masyarakat menjadi lebih paham mengenai air bersih dan menjadi solusi untuk kurangnya sumber air bersih yang parameter baku mutunya dapat ditinjau langsung melalui handphone,” ujar Bernadeta.

Kelebihan dari teknologi yang dibuat oleh lima mahasiswa ini adalah dalam hal pemantauan kualitas air. Pemantauan kualitas air secara langsung dapat dilihat melalui aplikasi yang dapat diunduh melalui Google Play Store. Parameter yang dipantau dalam aplikasi tersebut adalah derajat keasaman air atau pH serta TDS yang menjadi parameter kekeruhan.

Penulis : Tim PKM-PM AirKita.id

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Coretan Teknik

More in Coretan Teknik

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Tim PKM Undip Ciptakan Peta Jangkauan Tsunami

adminAugust 28, 2021

Pembuatan Superhidrophilik Membran sebagai Alternatif Pengolahan Limbah Berminyak

adminAugust 20, 2021

Case Smartphone Antibakteri (Casturi): Solusi Praktis Lindungi Diri dan Handphone dari Bakteri

adminAugust 15, 2021

5 Tips Membuat Keluarga Nyaman di Rumah ala Mahasiswa KKN Undip

adminAugust 11, 2021

Kreatif! Mahasiswi KKN Undip Ciptakan Komposter Praktis Dan Ergonomis Di Lahan Sempit

adminAugust 10, 2021

Banyak Limbah di Sungai: Mahasiswa KKN Undip Membuat Creative Design TPS Sementara

adminAugust 9, 2021