Coretan Teknik

Kreatif! Mahasiswi KKN Undip Ciptakan Komposter Praktis Dan Ergonomis Di Lahan Sempit

Kreatif! Mahasiswi KKN Undip Ciptakan Komposter Praktis Dan Ergonomis Di Lahan Sempit

Semarang, Momentum-  Mahasiswa KKN Tim II Undip yang melaksanakan KKN di Nagari Kamang Mudiak, Kabupaten Agam yang sebagian besar mata pencaharian masyarakatnya adalah sebagai petani dan ibu rumah tangga. Mahasiswa berkesempatan memberikan edukasi kepada masyarakat Jorong Halalang tentang pengolahan sampah organik yang baik serta memberikan manfaat Sebagian besar masyarakat Jorong Halalang mengatasi permasalahan sampah dengan cara membakar di samping rumah. Hal tersebut tentu menimbulkan banyak masalah seperti polusi udara, sarang penyakit, dan menimbulkan bau tak sedap.

            Masyarakat masih memiliki keengganan dalam mengolah sampah organik menjadi barang yang bermanfaat seperti kompos karena memiliki beberapa kendala seperti lahan yang sempit dan komposter menimbulkan bau tak sedap. Dalam menjawab permasalahan yang terjadi dan memberikan motivasi kepada masyarakat untuk mulai mengompos, salah satu Mahasiswa KKN Tim II Undip memperkenalkan alat komposter tanpa bau yang praktis dan ergonomis untuk digunakan. Komposter ini pun cocok digunakan dalam skala rumah tangga.

            Cara kerja alat komposter ini adalah mengubah sampah organik menjadi pupuk kompos dengan bantuan bakteri pengurai (EM4). Alat ini menerapkan teknik pengomposan aerobik. Kelebihan pengomposan ini adalah dapat menghasilkan 2 (dua) jenis pupuk yaitu pupuk cair dan pupuk kompos dalam waktu 3-4 minggu.

            Alat yang dibutuhkan dalam membuat alat komposter ini adalah 1 (satu) ember bekas yang memiliki tutup, pipa PVC yang di lubangi dengan lubang udara berjarak 5 (lima) cm antar lubang, kran air, kasa sebagai penyaring udara dan pencegah lalat masuk, dan saringan dari tutup ember lain yang sudah dilubangi. Selain memberikan edukasi tentang mengompos, mahasiswa juga melanjutkan dengan demo pembuatan komposter.

            Harapan dari edukasi yang disampaikan oleh Tessa Claudia Nazar (Teknik Industri) dan Sisi Aera Melga Tysmayer (Teknik Lingkungan) ini yaitu agar masyarakat Jorong Halalang memiliki jiwa kreatif dan inovatif untuk dapat membuat alat komposter sendiri. Apabila warga Jorong Halalang sudah dapat membuat dan memanfaatkan alat ini, diharapkan akan dapat mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan dari seringnya pembakaran sampah yang dilakukan.

Penulis: Tessa Claudia Nazar/ S1-Teknik Industri

DPL:  Fajrul Falah. S.Hum. M.Hum

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Coretan Teknik

More in Coretan Teknik

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Tim PKM Undip Ciptakan Peta Jangkauan Tsunami

adminAugust 28, 2021

Pembuatan Superhidrophilik Membran sebagai Alternatif Pengolahan Limbah Berminyak

adminAugust 20, 2021

Case Smartphone Antibakteri (Casturi): Solusi Praktis Lindungi Diri dan Handphone dari Bakteri

adminAugust 15, 2021

AirKita.id: Program Pemberdayaan Karang Taruna dalam Pengimplementasian Pemurni Air Sederhana Berbasis Sistem Aplikasi Digital di Kelurahan Bandarharjo

adminAugust 13, 2021

5 Tips Membuat Keluarga Nyaman di Rumah ala Mahasiswa KKN Undip

adminAugust 11, 2021

Banyak Limbah di Sungai: Mahasiswa KKN Undip Membuat Creative Design TPS Sementara

adminAugust 9, 2021