pemiraft

Kampanye di Departemen Teknik Lingkungan: Hadirnya Diskusi Demi Meyakinkan Warga Teknik Lingkungan

Sumber: Dokumentasi Pribadi
Kampanye di Departemen Teknik Lingkungan: Hadirnya Diskusi Demi Meyakinkan Warga Teknik Lingkungan

Semarang, Momentum – Minggu (15/01) telah berlangsung Kampanye Pemilihan Raya Fakultas Teknik (Permira FT) oleh pasangan calon (Paslon) Dori Susadi Wahmil dan Muhammad Ghozi Tirtha Rizkhi di Departemen Teknik Lingkungan. Sesi kampanye tersebut dilaksanakan pada malam hari pukul 19.30 WIB secara daring melalui platform Microsoft Teams, akan tetapi rangkaian acara baru dimulai pada pukul 19.55 WIB serta dihadiri sedikitnya oleh 55 mahasiswa.

Setelah dilakukannya sambutan dari Komisi Pemilihan Raya (KPR) dan Ketua Himpunan, kampanye dilanjutkan dengan sesi penyampaian GDO, visi misi, dan program kerja Paslon. Setelah itu acara pun berlanjut ke sesi tanya jawab antara Paslon dengan mahasiswa Teknik Lingkungan yang menghadiri sesi kampanye.

Berbagai macam pertanyaan dilontarkan kepada Paslon antara lain tentang riset, kaderisasi, dan juga desa binaan. Salah satu penanya menanyakan tentang eksistensi BEM FT menanggapi soal kaderisasi yang ada di fakultas teknik, penanya lain juga ada yang menyinggung terkait keberjalanan riset, desa binaan, dll. Paslon pun menanggapi setiap pertanyaan yang dilontarkan, salah satunya mengenai kontribusi BEM FT pada desa binaan seperti bantuan supervisi bagi Himpunan yang sudah mempunyai desa binaan dan memfasilitasi Himpunan yang belum mempunyai desa binaan dengan membuka supervisi, volunteer, ataupun sistem delegasi untuk ikut bekerja sama dengan desa binaan yang ada di BEM FT.

Selain berbagai pembahasan dari pertanyaan-pertanyaan lain, terdapat juga kritik dan saran yang salah satunya disampaikan oleh Agil Cahyo Widodo disamping memberikan pertanyaan kepada Paslon, sehingga muncul diskusi menarik antara dua belah pihak. Salah satu topik yang menjadi bahan diskusi adalah mengenai organogram yang digunakan Paslon tetaplah sama dan mengapa tidak ada perubahan. “Kalau kalian ingin hasil yang berbeda, namun tetap menggunakan cara yang sama maka itu hanya omong kosong,” ujar Agil. Menurut Paslon, tidak diperlukan adanya perubahan terhadap suatu hal yang sudah berjalan atau sudah ideal dengan lingkungannya seperti Koridor Bidang pada BEM FT yang sudah berjalan, terkecuali ada suatu hal yang menjadikannya tidak relevan.

Berbagai pertanyaan dan diskusi pun terus berlanjut hingga pukul 22.15 WIB, lalu kampanye diakhiri dengan closing statement dari Paslon dan ditutup dengan doa bersama.

Penulis: Dhiya dan Ranisa

Editor: Anggi

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

pemiraft

More in pemiraft

Kampanye di Departemen Teknik Geologi: Paslon diharapkan Mengenal HMTG Magmadipa Lebih Dalam

adminJanuary 27, 2023

Kampanye di Departemen Teknik Komputer: Banyak Kritik dan Saran Untuk Pasangan Calon

adminJanuary 27, 2023

Kampanye di Departemen Teknik Geodesi: Antusiasme Mahasiswa Teknik Geodesi Untuk Berdiskusi dan Mengkritisi

adminJanuary 24, 2023

Kampanye di Departemen Teknik Perkapalan: seperti Tahun Kemarin, Pasangan Calon dibanjiri Banyak Pertanyaan

adminJanuary 23, 2023

Kampanye di Departemen Teknik Mesin: Menyakinkan Himpunan Dengan Program Unggulan

adminJanuary 17, 2023

Kampanye Pemira FT di Departemen Teknik Industri: Pasangan Calon Disambut Hangat

adminJanuary 16, 2023