admin – Momentum https://lpmmomentum.com Portal Berita Fakultas Teknik Undip Tue, 07 Dec 2021 12:19:27 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.7.4 EFEST, Wadah Kreatifitas Mahasiswa Teknik, Perwujudan Seni sebagai Pelengkap Proses Pendidikan https://lpmmomentum.com/2021/12/efest-wadah-kreatifitas-mahasiswa-teknik-perwujudan-seni-sebagai-pelengkap-proses-pendidikan/ https://lpmmomentum.com/2021/12/efest-wadah-kreatifitas-mahasiswa-teknik-perwujudan-seni-sebagai-pelengkap-proses-pendidikan/#respond Tue, 07 Dec 2021 12:19:26 +0000 https://lpmmomentum.com/?p=7086
Sumber Foto : YouTube BEM FT Undip

Semarang, Momentum- Engineering Festival (EFEST) merupakan pagelaran acara seni terbesar di Fakultas Teknik yang berisi malam penganugerahan himpunan, pagelaran seni dan branding Mas Mbak Teknik 2021. Event ini diadakan setahun sekali pada akhir kepengurusan sekaligus sebagai penanda berakhirnya kepengurusan. Pada Sabtu (27/11/2021) malam, EFEST kembali diadakan dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube BEM FT Undip (OFFICIAL) selama kurang lebih satu setengah jam. EFEST tahun ini mengangkat tema “Reintro the Retro“, yang mana acara ini membawa kembali nuansa 90-an.

Acara yang dimulai pukul 19.00 malam dan dipandu oleh Alif dan Elisa dibuka dengan sambutan dari ketua acara, ketua BEM FT 2021 dan Dekan Fakultas Teknik. Acara selanjutnya dipenuhi oleh berbagai macam penampilan kesenian dari mahasiswa Teknik Undip, video dari Mas Mbak Teknik 2021, dan penganugerahan kepada himpunan-himpunan di Fakultas Teknik.

EFEST memberikan total 10 penghargaan pada 12 himpunan yang berada di bawah naungan Fakultas Teknik. Prof. Agung, selaku Dekan FT, mengatakan bahwa adanya penghargaan ini merupakan suatu bentuk kompetisi yang sangat positif. Terdapat 3 (tiga) nominasi pada setiap kategori yang kemudian didapatkan 1 (satu) pemenang dari kategori tersebut.

Himpunan Mahasiswa (HM) Teknik Geodesi mendapat 2 penghargaan pada kategori PSDM terbaik dan Sosmas terbaik, pergerakan mahasiswa terbaik dimenangkan oleh HM Teknik Sipil, Ristek terbaik dari HM Teknik Kimia dan Mikatan terbaik dari HM Teknik Industri. HM Arsitektur Amoghasida berhasil dianugerahi sebagai Kesma terbaik, Ekobis terbaik, media terbaik, himpunan terbaik, dan membawa pulang award sebagai himpunan of the year pada EFEST kali ini.

Radita, ketua acara pada EFEST 2021 berharap agar event ini dapat membawa kegembiraan dan kebahagiaan bagi warga teknik dan semoga kedepannya dapat lebih baik lagi. “EFEST bukan hanya sekedar festival, EFEST merupakan pengingat bagi kita bahwa sejauh apapun kita melangkah, tempat terakhir yang kita tuju selalu rumah, ya! rumah kita Fakultas Teknik,” tutur Anas, Ketua BEM FT 2021 pada akhir sambutannya.

Penulis : Fiqoh

]]>
https://lpmmomentum.com/2021/12/efest-wadah-kreatifitas-mahasiswa-teknik-perwujudan-seni-sebagai-pelengkap-proses-pendidikan/feed/ 0
Persembahan oleh PSMT Undip, Citraloka: 10 th Engineering in Harmony https://lpmmomentum.com/2021/12/persembahan-oleh-psmt-undip-citraloka-10-th-engineering-in-harmony/ https://lpmmomentum.com/2021/12/persembahan-oleh-psmt-undip-citraloka-10-th-engineering-in-harmony/#respond Fri, 03 Dec 2021 12:48:16 +0000 https://lpmmomentum.com/?p=7081
Sumber : https://www.instagram.com/psmtundip/

Semarang, Momentum- Engineering in Harmony merupakan konser tahunan yang diselenggarakan oleh Paduan Suara Mahasiswa Teknik (PSMT) Universitas Diponegoro. Konser tahun ini merupakan konser ke-10 oleh PSMT dengan membawakan judul “Citraloka, Melodi Tentang Cerita dan Harapan”.

Konser Citraloka ini disiarkan melalui platform Kiostix pada Minggu (21/11/2021) mulai pukul 7 malam. Tiket Citraloka tersedia pada Kiostix.com dengan harga Rp.30.000 yang sudah dibuka 17 hari sebelum acara. Sebanyak 248 tiket berhasil terjual dalam konser hybrid tahun ini.

Persiapan Konser Citraloka sudah dimulai 3 bulan sebelum pelaksanaan, tepatnya pada bulan Agustus lalu. Konser ini dipersiapkan sendiri dan juga ditampilkan oleh anggota PSMT angkatan 2018, 2019 dan 2020. Selain dari anggota PSMT yang aktif, alumni PSMT juga turut serta menjadi singer pada konser ini.

Anggita, anggota PSMT angkatan 2019 mengatakan, “Aku pribadi bersyukur banget bisa jadi bagian dari proses konser 10th EIH (Engineering in Harmony) kemarin, terutama karena aku diberi kesempatan untuk dapat memimpin prosesnya yang mana pasti nggak mudah bagi panitia dan singer lainnya”.

Challenges yang dihadapi selain karena beberapa singer merupakan panitia sehingga harus membagi waktu latihan dan persiapan dengan baik, konser Engineering in Harmony tahun ini juga merupakan konser pertama yang diselenggarakan secara hybrid. “Karena ini pertama kalinya PSMT mengadakan konser hybrid, jadi belum ada tolak ukur pasti dan banyak yang harus dipelajari juga,” lanjut Anggita.

Annual event ini selain merupakan ajang berkarya anggota PSMT juga merupakan kesempatan yang tepat untuk dapat mengembangkan minat dan bakat serta softskill dalam kepanitiaan. Terakhir, Anggita berharap dengan adanya Engineering in Harmony tiap tahunnya dapat meningkatkan prestis dan memperkenalkan PSMT ke khalayak umum.

“Untuk pihak eksternal, aku harap konser EIH juga dapat menjadi inspirasi dan turut mengharumkan dunia paduan suara Indonesia,” tutupnya.

Penulis : Fiqoh

]]>
https://lpmmomentum.com/2021/12/persembahan-oleh-psmt-undip-citraloka-10-th-engineering-in-harmony/feed/ 0
BULETIN MOMENTUM EDISI #25 https://lpmmomentum.com/2021/11/buletin-momentum-edisi-25/ https://lpmmomentum.com/2021/11/buletin-momentum-edisi-25/#respond Tue, 30 Nov 2021 08:24:14 +0000 https://lpmmomentum.com/?p=7074
]]>
https://lpmmomentum.com/2021/11/buletin-momentum-edisi-25/feed/ 0
Mahasiswa Undip Kembali Berprestasi Dalam Ajang Internasional https://lpmmomentum.com/2021/11/mahasiswa-undip-kembali-berprestasi-dalam-ajang-internasional/ https://lpmmomentum.com/2021/11/mahasiswa-undip-kembali-berprestasi-dalam-ajang-internasional/#respond Mon, 29 Nov 2021 05:57:45 +0000 https://lpmmomentum.com/?p=7070

Semarang, Momentum – Mahasiswa Universitas Diponegoro kembali meraih prestasi dalam ajang International Science and Invention Fair (ISIF), yang diselenggarakan pada hari Kamis hingga Minggu (21-24/10/2021) oleh lembaga Indonesian Young Scientist Association (IYSA). Kali ini mahasiswa Undip mendapatkan Gold Medallist Physics Categories & Macedonia Special Award dalam ajang lomba tersebut.

ISIF sendiri merupakan lomba exhibition dalam bentuk pameran penelitian yang terdiri dari beberapa tim, dimana setiap tim harus membuat suatu penelitian yang berdasarkan ide orisinil, kreatif, sistematis dalam setiap tim, serta dapat disajikan dengan baik pada saat presentasi di ajang ISIF 2021. Di lomba tersebut setiap tim dapat megikuti panduan lomba yang telah diberikan oleh pihak penyelenggara. Pada tahun ini ISIF diadakan secara daring melalui platform zoom dan luring. Untuk lombanya dilakukan selama tiga hari, yaitu hari pertama opening, hari kedua presentation day, dan hari ketiga awarding day.

Dari perwakilan Undip sendiri ada banyak tim yang mengikuti lomba tersebut. Namun, dalam sesi wawacara ini kami mewawancarai tim yang diketuai oleh Tavan Faiz Dhiahaqi dari prodi Teknik Mesin angkatan 2018. Untuk tim yang diketuai oleh Tavan sendiri yaitu terdiri dari empat orang mahasiswa Fakultas Teknik Undip dan satu mahasiswa dari Sekolah Vokasi Undip. Tim yang diketuai oleh Tavan sudah mempersiapkan lomba tersebut sejak satu bulan yang lalu mulai dari jenis penelitian yang ingin dibuat, mempersiapkan paper, serta poster ilmiah sebagai salah satu syarat berkas pendaftaran. “Dalam lomba tersebut tim kami membuat penelitian tentang perancangan alat speed trap penghasil listrik di daerah Jakarta di jalan Asia-Afrika” ujar Tavan. Dalam akhir sesi wawancara Tavan memiliki pesan untuk para mahasiswa Undip agar semakin meningkatkan prestasi baik dalam akademik maupun non-akademik. “Selalu semangat dalam mengikuti ajang perlombaan dimanapun, dengan memberikan yang terbaik bagi nama fakultas dan universitas,” tutupnya.

Penulis : Firman

]]>
https://lpmmomentum.com/2021/11/mahasiswa-undip-kembali-berprestasi-dalam-ajang-internasional/feed/ 0
Makna di Balik Hari Pohon Sedunia https://lpmmomentum.com/2021/11/makna-di-balik-hari-pohon-sedunia/ https://lpmmomentum.com/2021/11/makna-di-balik-hari-pohon-sedunia/#respond Wed, 24 Nov 2021 07:41:24 +0000 https://lpmmomentum.com/?p=7067

Semarang, Momentum – Setiap tanggal 21 November 2021, semua orang di dunia merayakan Hari Pohon atau Arbor Day. Hari spesial ini ditetapkan untuk mengingatkan manusia betapa pentingnya pepohonan bagi kehidupan mahluk hidup, diantaranya membersihkan udara dari pencemaran, mengurangi pemanasan global, mencegah berbagai bencana alam, sebagai tempat tinggal berbagai jenis fauna, menjadi paru-paru dunia, dan masih banyak lagi.

Di balik peringatan ini, terdapat satu sosok yang sangat berperan penuh yaitu Julius Sterlig Morton. Mantan Gubernur Nebraska yang lahir pada tanggal 22 April 1832 ini merupakan seorang aktivis lingkungan yang sangat dikenal masyarakat. Awalnya beliau senang bercocok tanam terutama berbagai macam pohon apel. Tidak hanya itu, beliau juga terlibat dalam layanan koordinasi para petani dan pendukung reservasi hutan.

Melalui berbagai aktivitas tersebut, kecintaannya terhadap alam pun semakin bertumbuh hingga pada tahun 1872 Julius Sterlig Morton mengusulkan sebuah ide untuk memperingati Hari Pohon Sedunia. Usulan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh aktivis-aktivis di Amerika Serikat. Pada peringatan pertama, Julius Sterling Morton beserta masyarakat menanamkan satu juta pohon. Penanaman ini diharapkan mampu membawakan dampak positif untuk kedepannya.

Melalui sejarah tersebut, sudah sepatutnya kita sebagai generasi muda turut melanjutkan dan mengingat manfaat dari pepohonan bagi kehidupan mahluk hidup. Tidak hanya memperingati, kita juga harus ikut berkontribusi dalam aksi nyatanya seperti melestarikan hutan, menanam pohon di lingkungan sekitar, dan merawat pepohonan yang ada di sekitar kita.

Penulis : Adeline

]]>
https://lpmmomentum.com/2021/11/makna-di-balik-hari-pohon-sedunia/feed/ 0
Diskusi Terbuka Membahas Isu Hangat Fakultas Teknik https://lpmmomentum.com/2021/11/diskusi-terbuka-membahas-isu-hangat-fakultas-teknik/ https://lpmmomentum.com/2021/11/diskusi-terbuka-membahas-isu-hangat-fakultas-teknik/#respond Wed, 24 Nov 2021 07:37:46 +0000 https://lpmmomentum.com/?p=7063

Semarang, Momentum – Jum’at lalu (12/11/2021) telah dilaksanakan diskusi terbuka dengan Dekanat Fakultas Teknik Undip (Format X Public Hearing 2021) oleh Senat Mahasiswa Fakultas Teknik Undip dan Bidang Harmonisasi Kampus BEM FT Undip pada pukul 13.00 – selesai melalui platform zoom yang membahas terkait rencana pembangunan laboratorium terintegrasi dan pelaksanaan praktikum hybrid di Fakultas Teknik. Pada kesempatan diskusi tersebut, hadir Dekan Fakultas Teknik, Bapak Prof. Ir. M. Agung Wibowo, MM, MSc, PhD., Wakil Dekan 1 Akademik dan Kemahasiswaan, Bapak Dr. nat. tech. Siswo Sumardiono, ST, MT., dan Bapak Ari Eko Widyantoro, S.T., M.Si selaku Manajer Bagian Tata Usaha.

Dalam diskusi tersebut, Senat FT dan Harkam BEM FT membahas mengenai pelaksanaan praktikum hybrid di Fakultas Teknik. Hal ini mengingat bahwa saat ini hampir seluruh provinsi Indonesia sudah mulai memasuki status PPKM level satu, yang dimana pembelajaran tatap muka seharusnya sudah dapat dilaksanakan. Undip sendiri telah memulai proses transisi dari online ke offline yang dinamakan hybrid learning. Dengan adanya surat edaran Rektor mahasiswa yang sudah ada di Semarang itu dapat melaksanakan kuliah hybrid.

“Sebelum adanya surat edaran rektor, kami sempat rapat dengan bapak Wakil Rektor 1 untuk membahas perizinan bagi mahasiswa yang sudah berada di Semarang dan sudah melaksanakan vaksin dua kali sekiranya lebih dahulu diizinkan untuk melaksanakan hybrid learning dan waktu itu dibahas oleh pihak universitas dan sempat masuk ke Tim Satgas Covid Undip dan berkonsultasi ke Tim Satgas Covid Pemerintah Kota Semarang dan Provinsi ternyata belum dapat diizinkan dan kelemahannya yaitu kompetensi hardskill yang harus dicapai mahasiswa didalam praktikum tidak dapat tercapai karena berjalan dengan daring,” ujar Pak Siswo.

Hingga saat ini masih belum banyak mahasiswa yang berada di Semarang Raya yang ingin melaksanakan praktikum offline sehingga uji coba belum tentu optimal. “Harapannya semoga semester depan sudah dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka secara menyeluruh,” tutup Pak Siswo.

Selain itu, dalam diskusi kemarin juga membahas terkait kelanjutan pembangunan laboratorium terintegrasi. Dalam diskusi tersebut, terdapat pemaparan hasil olah data aspirasi mahasiswa FT terkait pembangunan laboratorium terintegrasi. Indeks kepuasan mahasiswa mengenai pembaharuan laboratorium sebesar 43% sehingga menyatakan cukup. Sedangkan harapan mahasiswa terkait pembangunan laboratorium terintegrasi sangatlah tinggi yang dimana nantinya akan berdampak pada proses pembelajaran mahasiswa.

Terkait kelanjutan pembangunan laboratorium terintegrasi, yang merupakan mimpi besar Fakultas Teknik, dijelaskan oleh Bapak Ari Eko Widyantoro, S.T., M.Si selaku Manajer Bagian Tata Usaha. Untuk timeline pembangunannya sendiri di bulan Maret, April, dan Mei 2021 berdiskusi dengan Departemen terkait kebutuhan ruang. Di Bulan Juni, Juli, Agustus, September, dan Oktober 2021 proses preliminary desain dan pembahasan dengan Universitas. Di bulan November dan Desember proses pengadaan barang dan jasa konsultasi penyusunan DED, kemudian diawal tahun 2022 akan melaksanakan kontrak penyusunan DED. Di tahun 2022 juga akan dilaksanakan proses pengadaan jasa konstruksi dan pada pertengahan tahun 2022 akan dilaksanakan pembangunan laboratorium terintegrasi dan diperkirakan selesai pada pertengahan tahun 2023,” ujarnya.

Sedangkan untuk konsep bangunannya, beliau menjelaskan bahwa konsep bangunan yang diusung adalah bangunan hijau yang memiki empat lantai. Letak laboratoriummnya berada di antara Teknik Elektro, Teknik Mesin, dan Gedung Kuliah Bersama (GKB). Semoga perkuliahan lekas dapat dilaksanakan secara normal dan Laboratorium Terintegrasi dapat terbangun sesuai timeline yang ditetapkan sehingga mampu menunjang capaian pembelajaran.

Penulis : Firman

]]>
https://lpmmomentum.com/2021/11/diskusi-terbuka-membahas-isu-hangat-fakultas-teknik/feed/ 0
Tim PKM FT Berhasil Mendapatkan 8 Medali di Pimnas https://lpmmomentum.com/2021/11/tim-pkm-ft-berhasil-mendapatkan-8-medali-di-pimnas/ https://lpmmomentum.com/2021/11/tim-pkm-ft-berhasil-mendapatkan-8-medali-di-pimnas/#respond Wed, 17 Nov 2021 13:33:10 +0000 https://lpmmomentum.com/?p=7046

Semarang, Momentum- Mahasiswa Undip kembali meraih prestasi pada ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas). Tim dari Fakultas Teknik berhasil mendapatkan total 8 (delapan) medali dari kategori presentasi dan kategori poster. Salah satunya yaitu tim yang diketuai oleh Sadam. Melalui judul “Pemanfaatan Sereh Dapur (Cymbopogon citratus) dalam Enkapsulasi Bersalut Alginat Kitosan sebagai Sumber Kebutuhan Antioksidan”, ia bersama 3 orang rekannya, yaitu Fitri Lafifa, Aat Zaki Mubarok, dan Fadlillah Fani berhasil meraih 2 medali emas pada kategori Presentasi dan Poster PKM-RE.

“Awalnya sih kaget, soalnya kalo udah di Pimnas itu semua tim bagus banget! Nggak ada yang namanya tim yang biasa atau jelek, semua menampilkan yang terbaik. Karena mungkin juga perjuangan ke pimnas yang cukup lama kurang lebih sejak Februari 2021. Jadi waktu presentasi itu bener-bener nggak tahu siapa yang bakal menang,” ujar Sadam. Mereka mengaku tidak menyangka bisa mendapatkan medali di kategori poster dan presentasi setelah melihat peserta lain yang sangat luar biasa.

Terlepas dari semua yang sudah dicapai, Sadam dan tim merasakan berbagai suka dan duka selama proses lomba. Sadam mengatakan bahwa dari Bulan Oktober ia dan anggota timnya sangat sibuk karena juga memiliki banyak tanggungan baik akademik maupun organisasi. Namun, di sisi lain mereka juga harus melakukan tanggung jawab untuk Pimnas yang cukup banyak dan padat.

“Dari awal kita tidak mengharapkan juara, tapi berusaha untuk memberikan yang terbaik, tidak fokus ke hasil tapi ke proses. Ternyata emang nikmat banget kalo nggak fokus ke hasil, kita nikmati prosesnya dengan maksimal, ternyata hasil juga akan mengikuti proses itu. Untuk sukanya bener-bener bisa melatih softskill dan hardskill pastinya, semuanya dapet banget di rangkaian PKM sampe ke Pimnas. Dukanya mungkin lebih ke pengorbanan waktu dan kesabaran sih,” tegas Sadam.

Tidak hanya berhenti sampai disini, Sadam dan kelompoknya akan terus melanjutkan penelitian agar menemukan hasil yang lebih baik lagi dan mereka tertarik untuk melanjutkan penelitian enkapsulasinya dengan bahan lain dan uji lain supaya lebih bagus analisisnya. “Kalau ngelanjutin buat skala komersil belom mikir sebenernya, karena kebetulan topikku enkapsulasi jadi untuk mencapai tahap komersil harusnya itu melewati uji pada hewan (biasanya mencit) dan uji pada manusia. Dimana uji tersebut biasanya yang melakukan dari jurusan FMIPA dan FK. Kalau dari teknik kimianya sendiri hanya merekayasa proses sehingga enkapsulasinya itu bagus. Jadi mungkin lebih ke saran untuk penelitian selanjutnya gitu,” tutup Sadam.

Penulis : Hilmy dan Adel

]]>
https://lpmmomentum.com/2021/11/tim-pkm-ft-berhasil-mendapatkan-8-medali-di-pimnas/feed/ 0
Persiapan Fakultas Teknik Undip dalam Kuliah Hybrid https://lpmmomentum.com/2021/11/persiapan-fakultas-teknik-undip-dalam-kuliah-hybrid/ https://lpmmomentum.com/2021/11/persiapan-fakultas-teknik-undip-dalam-kuliah-hybrid/#respond Tue, 09 Nov 2021 05:16:45 +0000 https://lpmmomentum.com/?p=7043

Semarang, Momentum – Berdasarkan SE No. 22/UN7.P/SE/2021 Tentang Penyelenggaraan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Mahasiswa Program Diploma dan Sarjana, Universitas Diponegoro akan menyelenggarakan uji coba PTM dengan 17 poin ketentuan. Selain itu, Undip juga membuat persyaratan tertentu bagi mahasiswa yang ingin melakukan PTM.

Persyaratan bagi mahasiswa yang ingin melakukan PTM, diantaranya adalah mahasiswa berstatus aktif pada semester gasal T.A. 2021/2022, alamat domisili KTP masuk dalam wilayah aglomerasi (Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Kendal), bagi yang berusia kurang dari 21 tahun perlu mengunggah form pernyataan mahasiswa dan persetujuan orang tua sedangkan mahasiswa yang lebih dari usia 21 tahun, mengunggah form pernyataan mahasiswa, serta mengunggah bukti telah mendapatkan vaksin 2 (dua) tahap. Mahasiswa yang memenuhi syarat dan ketentuan tersebut dapat melakukan pendaftaran melalui SIAP dan nantinya akan disetujui oleh jurusan masing-masing.

Demi keselamatan dan kelancaran berjalannya uji coba ini, jurusan akan melakukan seleksi mengenai kelengkapan syarat pada mahasiswa yang mendaftar. Hal ini juga dilakukan karena kapasitas kelas dibatasi hanya sampai 25 % mahasiswa dalam satu kelas mata kuliah.

Pada kesempatan kali ini, kami mewawancarai saudara Annisa Rahma Shintyastuti selaku Kepala Bidang Pendidikan dan Keilmuan HMTI dari Jurusan Teknik Industri 2021. “Tercatat terdapat 3 mahasiswa angkatan 2021 Teknik Industri yang akan mengikuti perkuliahan dengan sistem hybrid. Namun untuk perubahan peserta, belum ada informasi terbaru lagi, mengingat timeline pendaftaran telah ditutup,ujarnya pada Selasa (26/10/2021).

Dalam pelaksanaan uji coba ini, universitas memberikan kebijakan kepada tiap jurusan untuk menentukan sebanyak-banyaknya 4 (empat) mata kuliah yang akan dilaksanakan secara hybrid. Pada Jurusan Arsitektur menawarkan 4 (empat) mata kuliah wajib, satu mata kuliah untuk setiap angkatan. Lain halnya dengan Teknik Industri yang menawarkan 3 mata kuliah untuk mahasiswa semester satu, dua, dan lima dan 1 (satu) mata kuliah pilihan yaitu Toyota Production System (TPS). TPS ini bersifat open lab yang berarti jurusan membolehkan mahasiswanya yang membutuhkan menggunakan laboratorium.

Kebijakan pada tiap jurusan dalam menentukan mata kuliah berbeda-beda karena terdapat syarat untuk dosen yang akan mengampu mata kuliah tersebut. Adapun terkait waktu dimulainya PTM ini mengikuti timeline yang berasal dari fakultas.

Penulis : Vania dan Fiqoh

]]>
https://lpmmomentum.com/2021/11/persiapan-fakultas-teknik-undip-dalam-kuliah-hybrid/feed/ 0
Riset Expo: Lebih Dekat Dengan Iklim Riset di Fakultas Teknik https://lpmmomentum.com/2021/11/riset-expo-lebih-dekat-dengan-iklim-riset-di-fakultas-teknik/ https://lpmmomentum.com/2021/11/riset-expo-lebih-dekat-dengan-iklim-riset-di-fakultas-teknik/#respond Tue, 09 Nov 2021 05:15:04 +0000 https://lpmmomentum.com/?p=7040
ilustrasi riset – sumber : www.googlesearch.com

Semarang, Momentum – Riset Expo Fakultas Teknik merupakan suatu event pengenalan riset yang bertujuan untuk memberikan gambaran iklim riset dari setiap jurusan guna meningkatkan minat dan bakat mahasiswa dalam bidang riset. Riset Expo yang diadakan oleh Divisi Manajemen Riset, Bidang Riset dan Teknologi BEM FT ini merupakan ajang atau kompetisi setiap departemen di FT untuk menunjukkan hasil atas capaian mereka dalam bidang riset.

Tujuan dari Riset Expo adalah menampilkan hasil riset tiap departemen di Fakultas Teknik Undip, utamanya meningkatkan iklim prestasi tiap departemen di Fakultas Teknik, serta meningkatkan ketertarikan mahasiswa dalam merintis karya riset sesuai disiplin ilmu masing- masing.

Pelaksanaan Riset Expo di tahun ini sedikit berbeda dengan tahun lalu, salah satunya yaitu tidak adanya tema tertentu. Selain itu, panitia akan menghadirkan sebuah platform bernama Artstep dimana peserta atau para pengunjung dapat melihat- lihat infografis dan lain-lain yang berkaitan dengan riset melalui platform tersebut dengan nuansa pameran. Riset Expo ini ditargetkan hanya untuk mahasiswa baru, jadi yang dapat mengikuti event ini hanya mahasiswa baru Fakultas Teknik Undip.

Riset Expo tahun ini akan dilaksanakan pada Jumat, 12 November 2021. Akan ada interview dari tiap departemen Fakultas Teknik pada tanggal 12, 13 dan 14 November 2021. Kemudian, dilanjutkan dengan voting untuk setiap Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD). Menurut ketua pelaksana Riset Expo, Aqilla Fahra Muhammad dari Teknik Industri angkatan 2020 menjelaskan bahwa persiapan Riset Expo (Rispo) tahun ini sudah hampir matang dan belum ada kendala serius. “Kami harap buat Rispo tahun ini semoga bisa membuka wawasan para mahasiswa baru agar lebih mengenal Fakultas Teknik sendiri terutama mengenai iklim riset di departemen masing-masing,” tutupnya.

Penulis : Firman dan Anggi

]]>
https://lpmmomentum.com/2021/11/riset-expo-lebih-dekat-dengan-iklim-riset-di-fakultas-teknik/feed/ 0
“Perjalanan Pejuang PON XX Papua 2021 (part 2)” https://lpmmomentum.com/2021/11/perjalanan-pejuang-pon-xx-papua-2021-part-2/ https://lpmmomentum.com/2021/11/perjalanan-pejuang-pon-xx-papua-2021-part-2/#respond Tue, 09 Nov 2021 05:10:41 +0000 https://lpmmomentum.com/?p=7037

Semarang,  Momentum – Salam olahraga, cah Teknik! Melanjutkan tentang perjalanan tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang berjuang pada PON tahun ini, selanjutnya inilah sedikit cerita perjuangan dua mahasiswa teknik lainnya.

Mahasiswa Teknik Lingkungan angkatan 2020, Ghea Ivana Kusuma Rachman berhasil meraih 3 medali pada cabang olahraga sepatu roda mewakili provinsi tuan rumah, Papua. Dengan rincian perolehan 1 medali emas pada kategori Individual Time Trial 100 meter putri, 1 medali perak pada kategori Group Relay 3000 meter putri dan 1 medali perunggu pada kategori Individual Time Trial 10.000 meter putri.

Ghea sedikit bercerita mengenai perjalanannya dalam olahraga sepatu roda ini, “Awalnya aku iseng liat olahraga sepatu roda ini, lalu aku nyoba buat masuk klub sepatu roda dan mengikuti kejuaraan. Alhamdulillah setiap kejuaraan yang aku ikuti aku selalu naik podium”. Ghea juga bercerita bahwa pada tahun 2017 ia pernah mewakili Jawa Tengah dalam Kejuaraan Pekan Olahraga Pelajar Nasional dan berhasil meraih 1 medali perak dan 1 medali perunggu. Sebelum akhirnya mendapat panggilan dari Papua untuk mewakili provinsi Papua sendiri dalam PON XX 2021 ini.

Ghea merasa bahwa olahraga sepatu roda ini memang merupakan bakat dirinya, sehingga ia memaksimalkan bakat yang ia miliki ini untuk berprestasi. Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa pun, ia harus membagi waktunya dengan baik. Membagi waktu antara yang prioritas maupun yang harus dikesampingkan dan juga harus seimbang.

Mahasiswa teknik ketiga adalah Jason Putra Widjaja, mahasiswa Teknik Sipil angkatan 2020 ini berhasil meraih 4 medali sekaligus di cabang olahraga Modern Pentathlon mewakili provinsi DKI Jakarta dengan rincian 1 medali emas Triathle Mix, 1 medali emas Laser Run Mix, 1 medali perak Laser Run Individual dan 1 medali perunggu Triathle Individual. Jason mewakili provinsi DKI Jakarta karena dididik oleh Pelatda (pelatihan daerah) dari hasil seleksi daerah DKI Jakarta.

Sedikit cerita Jason di Modern Pentathlon, “Jadi aku pertama mulai olahraga lari dari umur 9 tahun, aku juga sudah mulai ikut lomba lari,” tuturnya. Setelah pengalaman lomba lari itu Jason mengikuti olahraga triathlon (lari, renang, sepeda) sejak SMP sampai SMA, dan sewaktu SMA kelas 2 ia sudah pernah ikut Seleknas (seleksi nasional) SEA Games cabang pentathlon. Disitu Jason mulai belajar olahraga tambahan yaitu menembak, dan sekarang Jason baru beralih untuk fokus ke pentathlon. Kemudian saat kuliah semester 3 Jason mengikuti Selekda (seleksi daerah) untuk masuk PON, mulai dari situlah Jason berlatih keras untuk memenangkan PON.

Jason berhasil mendapatkan 4 medali di PON XX Papua ini karena adanya motivasi yang kuat pada dirinya. “Motivasiku yaitu ingin mengikuti pertandingan yang berskala internasional dan untuk membanggakan Indonesia dengan cara mengibarkan bendera Indonesia di kancah internasional. Selain itu olahraga memang merupakan hobi saya,” ucapnya.

Sebagai penutup, Ghea memberikan semangat untuk teman-teman mahasiswa teknik, “semangat terus buat kejar target pasti bisa kok!,” ucap Ghea. Tak ketinggalan semangat dari Jason, “jangan takut untuk mencoba hal-hal baru yang belum pernah dicoba!” ujarnya. Jadi menurut Jason, walaupun sesibuk apapun tetap luangkan waktu untuk olahraga karena olahraga dapat menjaga kesehatan, membuat kita lebih happy dan membuat kita untuk tidak gampang menyerah.

Penulis : Anggi dan Laylin

]]>
https://lpmmomentum.com/2021/11/perjalanan-pejuang-pon-xx-papua-2021-part-2/feed/ 0